Jalur Bus Banyuwangi-Surabaya lewat Jember Kembali Normal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jember:Jalur angkutan bus Banyuwangi-Surabaya lewat Jember mulai normal setelah pemogokan awak bus berakhir, Selasa (28/5), pukul 05.00 WIB. Beroperasinya kembali bus-bus tersebut setelah Polres Jember memberikan jaminan keamanan terhadap para awak bus. "Kita akan jamin keselamatan awak bus," kata Wakapolres Jember Komisaris Pol. Yoyok Sundjoyono. Aksi mogok sejak Senin (27/5) ini dipicu oleh maraknya aksi penodongan dalam bus di jalur Jember-Lumajang-Probolinggo. Para awak bus menuntut jaminan keamanan dari aparat pemerintah dan keamanan. Pemogokan dilakukan oleh ratusan awak bus di Terminal Tawangalun, Jember. Wakapolres Jember mengatakan akan bekerja sama dengan jajaran Polres Lumajang dan Probolinggo untuk mengamankan jalur ini. Bentuk keamanan yang diberikan adalah dengan memberikan pengawalan di dalam bus secara rahasia. Selain itu, juga akan menempatkan petugas kepolisian di titik-titik rawan pemberhentian bus. Selama ini, kata Sundjoyono, Polisi memang sudah berusaha untuk mengatasi aksi penodongan tersebut. Bahkan, sudah ada beberapa pelaku yang ditangkap. Untuk itu, Sundjoyono berharap para awak bus mau kerja sama dengan polisi. Jaminan keamanan tersebut disambut gembira oleh para awak bus. Sukirno, salah seorang kondektur bus Akas jurusan Banyuwangi-Surabaya mengatakan bahwa jaminan keamanan tersebut jangan hanya diberikan sesaat saja, tetapi dalam jangka waktu yang lama hingga jalur Jember-Lumajang-Probolinggo benar-benar aman dari aksi kejahatan dalam bus. Akibat aksi mogok tersebut, para penumpang di Terminal Tawangalun, Jember, dan Terminal Brawijaya, Banyuwangi, yang hendak berpergian ke Banyuwangi atau Jember, Denpasar, Probolinggo, Surabaya, Madura, Solo, dan Yogyakarta, telantar. Angkutan lain seperti kereta api Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Jember-Surabaya tak mampu menampung luapan penumpang tersebut. (Bibin Bintardi-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gaji Gubernur dan Perbandingan Luas Jawa Tengah dengan Malaysia

    Dalam Debat Pilpres 2019 pertama pada 17 Januari 2019, Prabowo Subianto menyinggung besaran gaji gubernur dengan mengambil contoh Jawa Tengah.