Eggi Sudjana Laporkan Kapitra Ampera ke Bareskrim Polri

Reporter

Editor

Amirullah

Eggi Sudjana didampingi sejumlah kuasa hukumnya menyambangi gedung Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa, 25 Desember 2018. TEMPO/Andita Rahma

TEMPO.CO, Jakarta - Calon anggota legislatif Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana melaporkan caleg PDIP Kapitra Ampera ke Badan Reserse Kriminal Polri, Selasa, 25 Desember 2018. Eggi melaporkan atas dugaan ancaman terhadap dirinya oleh Kapitra.

Baca: Batal Perkarakan SBY, Kapitra Ampera: Saya Dilarang Megawati

"Saya merasa diperlakukan adanya tindak pidana oleh saudara Kapitra yang menantang, katanya akan dipecahkan kepala saya," kata Eggi, Selasa, 25 Desember 2018.

Eggi bercerita, ia mendapat informasi dari salah satu caleg PDIP dari daerah pilihan V Jawa Barat. Caleg PDIP yang Eggi rahasiakan namanya itu menginformasikan akan ada ancaman terhadap dirinya yang diduga dipelopori oleh Kapitra. Ancaman itu berisi bahwa Kapitra akan memecahkan kepala Eggi.

"Saya tanya ke dia, urusannya apa. Saya sebagai laki-laki jelas tersinggung. Tapi saya kan paham hukum, jadi saya ke sini," ucap Eggi. Ia pun membawa beberapa barang bukti, salah satunya adalah screenshoot percakapan via WhatsApp dan saksi.

"Saya bawa presiden PPMI, kemudian laskar-laskarnya karena dia mendengar saya diancam-ancam gitu enggak tinggal diam dan relawan. Saksi utama, karena dia mendengar langsung dari laskar Banten," ucap Eggi melanjutkan.

Baca: Kapitra Batal Laporkan Susilo Bambang Yudhoyono ke Polisi

Laporan Eggi diterima polisi dengan nomor LP/B/1675/XII/2018/BARESKRIM tertanggal 25 Desember 2018. Tindakan Kapitra, kata Eggi, telah melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 29 Jo Pasal 45 ayat 3 Jo Pasal 55 KUHP.

Dihubungi terpisah, Kapitra justru mempertanyakan dugaan ancaman kepada Eggi itu kapan terjadi. "Emang gue apaan, ngapain? Kalau cari sensasi jangan yang murahan gitu," ucap dia.

Kapitra mengaku pernah berbincang dengan salah satu caleg PDIP yang dijadikan saksi oleh Eggi. Dalam obrolan itu, Kapitra benar mengajak Eggi untuk berduel, tapi konteksnya hanya sebatas bergurau. "Malah sebelumnya Eggi yang mengatakan bahwa saya kafir, murtad," ucap Kapitra.






Kriteria Mantan Napi Dilarang Nyaleg: Eks Napi Korupsi Dilarang Selama 5 Tahun

2 hari lalu

Kriteria Mantan Napi Dilarang Nyaleg: Eks Napi Korupsi Dilarang Selama 5 Tahun

Larangan bagi mantan napi korupsi ini tak berlaku selamanya, melainkan selama lima tahun sejak ia dibebaskan atau keluar dari penjara.


KPU Tanggapi Soal Mantan Narapidana Dilarang Nyaleg Hingga 5 Tahun

2 hari lalu

KPU Tanggapi Soal Mantan Narapidana Dilarang Nyaleg Hingga 5 Tahun

Komisioner KPU mengatakan, putusan MK akan dijadikan rujukan dalam merancang peraturan teknis.


Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

12 hari lalu

Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

Perludem menyebut tak mudah mengusut kasus suap politik. Dulu sempat viral soal dugaan suap di Pemilu 2019, tapi isu itu menguap.


Jalan Politik Yusuf Mansur: Aksi 212, Dukung Jokowi, Kini Bacaleg dari Perindo

24 hari lalu

Jalan Politik Yusuf Mansur: Aksi 212, Dukung Jokowi, Kini Bacaleg dari Perindo

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengumumkan penceramah Yusuf Mansur mau menjadi bacaleg dari partainya


Perindo Targetkan Kursi Parlemen Dua Digit, Hary Tanoesoedibjo Minta Arahan Jokowi

26 hari lalu

Perindo Targetkan Kursi Parlemen Dua Digit, Hary Tanoesoedibjo Minta Arahan Jokowi

Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo akan menargetkan partainya memperoleh kursi parlemen sebanyak 2 digit pada Pemilu 2024.


Anies Baswedan Sebut Pernah Dua Kali Ditawari jadi Capres di Pemilu 2019

57 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Pernah Dua Kali Ditawari jadi Capres di Pemilu 2019

"Di tahun 2018 saya ditawari untuk ikut pilpres, sebagai wakil. Bahkan ada dua kali permintaan untuk menjadi capres," kata Anies Baswedan


Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

21 September 2022

Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

Namun politikus Gerindra ini mengakui, semakin kecil angka urutan partai politik maka akan semakin mudah untuk mengenalkan kepada masyarakat.


Bolehkah Mantan Napi Koruptor Ikut Pileg 2024? Begini Aturannya

12 September 2022

Bolehkah Mantan Napi Koruptor Ikut Pileg 2024? Begini Aturannya

Pendaftaran Caleg bakal dibuka 1 - 14 Mei 2023. Bolehkah eks napi koruptor mendaftar sebagai Caleg di Pileg 2024?


Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

3 September 2022

Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

Jika tren ini berlanjut, hanya Golkar yang diprediksi akan lolos parliamentary threshold untuk Pemilu 2024


PSI DKI Buka Seleksi Calon Legislatif Pilkada 2024, Dipastikan Tidak Ada Mahar

7 Juni 2022

PSI DKI Buka Seleksi Calon Legislatif Pilkada 2024, Dipastikan Tidak Ada Mahar

Proses seleksi caleg PSI DKI Jakarta dipastikan berjalan secara demokratis, bahkan anggota tim seleksinya juga bukan berasal dari pengurus.