Jokowi Ajak Slankers Doakan Korban Tsunami Selat Sunda

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melihat kantong jenazah korban tsunami selat Sunda saat mencari keluarganya di Panimbang, Pandeglang, Banten, 23 Desember 2018. REUTERS/Adi Kurniawan

    Warga melihat kantong jenazah korban tsunami selat Sunda saat mencari keluarganya di Panimbang, Pandeglang, Banten, 23 Desember 2018. REUTERS/Adi Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta penggemar grup musik Slank, yang dikenal dengan Slankers turut mendoakan korban tsunami Selat Sunda. Pesan ini disampaikan melalui tayangan video dalam konser 35 tahun Slank bertajuk Indonesia Now di Gelora Bung Karno (GBK), Ahad, 23 Desember 2018.

    "Dalam kesempatan ini saya ingin mengajak para Slankers untuk mendoakan korban musibah bencana. Semoga kita semua diberikan ketabahan oleh Yang Maha Kuasa," kata Jokowi seperti dikutip dari situs api.jokowidodo.app, Senin, 24 Desember 2018.

    Baca: Cerita Saksi Tsunami Selat Sunda: Cuaca Cerah ...

    Jokowi menuturkan Indonesia berduka atas musibah tsunami Selat Sunda, yang melanda Pandeglang dan Banten Selatan. "Saya yakin kita dapat melaluinya dengan bergandengan tangan, seperti yang kita lakukan selama ini.”

    Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta maaf lantaran tidak bisa hadir di GBK karena sedang melakukan kunjungan kerja ke Makassar, Tana Toraja di Sulawesi Selatan, serta Banggai di Sulawesi Tengah. Namun ia menyatakan akan selalu mendukung Slank. “Mohon maaf saya tidak bisa hadir 35 tahun Slank, tapi jangan ragu dukungan dan doa saya selalu untuk Slank,” ujarnya.

    Baca: 2.500 Orang di Lampung Mengungsi Akibat Tsunami Selat Sunda ...

    Jokowi juga mengirimkan pesan khusus untuk seluruh personel Slank dan manajer mereka, Iffet Veceha Sidharta alias Bunda Iffet. “Untuk Mas Kaka, Mas Bim Bim, Mas Ridho, Mas Ivan, dan Bunda Iffet, teruslah berkarya untuk bangsa ini. Sukses melalui lagu-lagunya dan liriknya yang selalu mengingatkan kita untuk tetap peduli pada kebaikan dan moralitas untuk bangsa ini,” kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?