Kunjungan ke Sulawesi, Jokowi akan Resmikan Bandara Baru

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menyampaikan sambutan ketika menghadiri Jambore Desa Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tahun 2018 di Wisma Negara Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 22 Desember 2018. Presiden berpesan untuk menggunakan dana desa tepat sasaran dan sesuai kebutuhan serta digunakan untuk pemberdayaan ekonomi desa. ANTARA

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menyampaikan sambutan ketika menghadiri Jambore Desa Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tahun 2018 di Wisma Negara Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 22 Desember 2018. Presiden berpesan untuk menggunakan dana desa tepat sasaran dan sesuai kebutuhan serta digunakan untuk pemberdayaan ekonomi desa. ANTARA

    TEMPO.CO, Toraja - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melaksanakan kunjungan kerjanya di Sulawesi. Hari ini dia akan menghadiri sejumlah agenda di Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah.

    Jokowi melanjutkan kunjungan dengan menggunakan Pesawat CN-295 TNI AU dari Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Kota Makassar. Dia mendarat di Bandar Udara Lagaligo-Bua, Kabupaten Luwu pada pukul 07.50 WITA.

    Baca: Jokowi: Penggunaan Dana Desa Harus Betul Fokus dan Ada Manfaatnya

    "Presiden kemudian melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Tana Toraja dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin seperti dilansir keterangan tertulis, Ahad, 23 Desember 2018.

    Di Kabupaten Tana Toraja, Jokowi akan menghadiri sejumlah kegiatan. Salah satunya, perayaan Natal Oikumene.

    Baca: JK Menjamu Makan Siang Jokowi di Makassar, Singgung Pilpres

    Sore harinya, Jokowi akan menuju Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Dia akan meresmikan bandar udara dan terminal baru Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir.

    Kunjungan kerja Jokowi kali ini didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.