Pengurukan Jalan Gubeng Ambles Butuh Waktu Sekitar 4 Hari

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemadam kebakaran memeriksa kondisi tanah ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 19 Desember 2018. Jalan raya yang ambles sedalam sekitar 20 meter dengan lebar 30 meter itu diduga karena proyek pembangunan gedung di sekitar lokasi. ANTARA

    Petugas pemadam kebakaran memeriksa kondisi tanah ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 19 Desember 2018. Jalan raya yang ambles sedalam sekitar 20 meter dengan lebar 30 meter itu diduga karena proyek pembangunan gedung di sekitar lokasi. ANTARA

    TEMPO.CO, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pengurukan Jalan Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, membutuhkan waktu tiga sampai empat hari.

    Baca: Kontraktor RS Siloam Siap Tanggung Jawab Jalan Gubeng Ambles

    "Kami menargetkan, dalam tiap hari mendatangkan 400 dump truk pengangkut sirtu (pasir dan batu)," kata Risma saat memantau di lokasi jalan ambes itu, Jumat, 21 Desember 2018.

    Pada Selasa malam, 18 Desember 2018, Jalan Raya Gubeng tepatnya di sekitar Rumah Sakit Siloam atau dekat kantor BNI Gubeng arah Jalan Sumatera mendadak ambles dengan kedalaman sekitar 20 meter, lebar 30 meter, dan panjang 100 meter.

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kedua kiri) mengkoordinasi jalannya pengurukan tanah ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Kamis, 20 Desember 2018. Risma tetap menyempatkan diri memantau meski berada di atas kursi roda. ANTARA/Didik Suhartono

    Ia menjelaskan, dari hasil perhitungan, dibutuhkan sebanyak 1.800 dump truk atau setara 36 ribu meter kubik pasir dan batu untuk pengurukan. "Jadi, kalau sehari 400 truk, maka kita butuh tiga-empat hari. Setelah overlay, mungkin cuma dua hari," tuturnya.

    Baca: Jalan Gubeng Ambles, Polisi Periksa 34 Orang Saksi

    Untuk memperlancar proses distribusi pengiriman pasir dan batu, Risma telah berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur. Menurut dia, koordinasi itu diperlukan karena kendaraan dump truk dilarang melintas kawasan kota pada saat jam kerja. "Karena ini mengambil sirtu dari luar kota, jadi agak jauh. Tapi, sudah dikasih bantuan Polda untuk truk-truk bisa masuk ke Surabaya selama 24 jam," dia menjelaskan.

    Risma berharap, pemulihan Jalan Raya Gubeng yang ambles bisa selesai dalam waktu sepekan. Untuk mengejar target ini, proses pemulihan dilakukan 24 jam nonstop. "Kami usahakan satu pekan kelar, mudah-mudahan tidak ada aral melintang," ujarnya.

    Wali Kota Surabaya ini memantau dan memimpin langsung proses pemulihan Jalan Gubeng yang ambles. Sejak Kamis malam hingga Jumat sore ini, sudah ratusan dump truk datang ke lokasi membawa material untuk pengurukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.