Bergabung dengan Golkar, Kisah Perjalanan Politik TGB

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Gubernur NTB TGB Zainul Majdi mengunjungi pengungsian korban gempa bumi di Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Selong, Lombok Timur, NTB, Senin, 30 Juli 2018. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Gubernur NTB TGB Zainul Majdi mengunjungi pengungsian korban gempa bumi di Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Selong, Lombok Timur, NTB, Senin, 30 Juli 2018. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Jakarta - Tuan Guru Bajang atau TGB Zainul Majdi resmi bergabung dengan Partai Golkar. Di partai tersebut, dia langsung medapatkan dua jabatan, yaitu Koordinator Bidang Keumatan dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu atau Bappilu Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden.

    Simak: Gabung Golkar, TGB Dapat Dua Jabatan Penting

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengumumkan bergabungnya TGB pada acara silaturahmi akhir tahun Keluarga Besar Partai Golkar di Hotel Dharmawangsa, Jakarta. "Semoga kehadiran Tuan Guru ini menambah semangat bagi kader Golkar di seluruh Indonesia," ujar Airlangga, Kamis, 20 Desember 2018.

    Golkar merupakan partai ketiga dalam karir politik ulama ini. TGB pertama kali bergabung dengan Partai Bulan Bintang pada Pemilihan Umum 1999, dia menjadi kader PBB pada Daerah Pemilihan NTB 1. Sepak terjang di PBB meghantarkan TGB menjadi orang nomor wahid di Nusa Tenggara Barat, pada Pilkada 2008. Dia diusung oleh PBB dan PKS.

    Baca kelanjutannya: TGB bergabung dengan Demokrat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.