Tanda Kasih PGN dan Bukit Asam untuk Anak Yatim

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bersama dengan PT Bukit Asam Tbk berbagi kebahagiaan Natal kepada 500 anak yatim dari 15 Panti Asuhan di Provinsi Riau, Sabtu, 15 Desember 2018.

    PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bersama dengan PT Bukit Asam Tbk berbagi kebahagiaan Natal kepada 500 anak yatim dari 15 Panti Asuhan di Provinsi Riau, Sabtu, 15 Desember 2018.

    INFO NASIONAL - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bersama dengan PT Bukit Asam Tbk berbagi kebahagiaan Natal kepada 500 anak yatim dari 15 Panti Asuhan di Provinsi Riau, Sabtu, 15 Desember 2018.

    Pemberian santunan kepada anak yatim-piatu tersebut merupakan bagian dari program BUMN Hadir untuk Negeri dengan tema “BUMN Berbagi Melalui Santunan Kepada Anak Panti Asuhan” yang digelar di Hotel Novotel, Pekanbaru.

    Direktur SDM dan Umum PT PGN Tbk Desima Equalita Siahaan mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi objektif bagi seluruh insan BUMN untuk memupuk rasa kebersamaan dan momentum perbaikan diri agar terus menuju fase kehidupan yang lebih baik.

    “Hikmah Natal kali ini semoga dapat menjadi semangat bagi kita semua untuk terus mencapai kesempurnaan di mana itu hanya dapat dilakukan melalui komitmen yang tinggi, kerja keras, dan rasa kebersamaan yang kuat sehingga apa yang terus kita lakukan dan berikan mampu memberikan nilai tambah, bukan hanya bagi diri sendiri, namun juga untuk masyarakat secara luas,” kata Desima.

    Dalam perayaan ini Desima mengatakan ada sebanyak 500 penerima santunan dari 15 Panti Asuhan. Adapun bantuan yang diberikan berupa santunan senilai Rp 250 ribu per anak, bingkisan berupa alat sekolah, dan bantuan langsung untuk pengembangan Panti Asuhan.

    “Harapan kami, bantuan ini dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi pengembangan panti asuhan,” ujar Desima.

    Desima juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian BUMN yang telah menginisiasi pelaksanaan program BUMN Hadir Untuk Negeri. Menurut Desima, program ini menjadi momen untuk memperkuat eksistensi BUMN sebagai agent of development yang kompak dan menjawab tantangan untuk berkontribusi dalam perkembangan perekonomian negara dan pembangunan bangsa.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.