Jokowi Sebut La Nyalla Sudah Minta Maaf Tiga Kali

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) memberikan pengarahan kepada Babinsa Kodam XIV/Hasanuddin. di Universitas Jambi, Jambi, Ahad, 16 Desember 2018. Jokowi juga meminta para Babinsa ikut mengawal pelaksanaan program Dana Desa. Biro Pers Setpres

    Presiden Jokowi (tengah) memberikan pengarahan kepada Babinsa Kodam XIV/Hasanuddin. di Universitas Jambi, Jambi, Ahad, 16 Desember 2018. Jokowi juga meminta para Babinsa ikut mengawal pelaksanaan program Dana Desa. Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti, sudah meminta maaf kepadanya sebanyak tiga kali. "Pak Nyalla sudah ketemu saya di Surabaya. Sudah minta maaf tiga kali," kata Jokowi usai menghadiri konsolidasi caleg PKB dan Haul Gus Dur di Balai Sarbini, Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Senin, 17 Desember 2018.

    Baca: Jawaban Jokowi Soal Kenapa Elektabilitasnya di Sumatera Turun

    Jokowi mengatakan, permintaan maaf pertama La Nyalla terkait penerbitan tabloid Obor Rakyat. La Nyalla, kata Jokowi, meminta maaf karena isi tabloid Obor Rakyat menjelek-jelekkan dirinya. Jokowi pun mengaku sudah memaafkan La Nyalla.

    Permintaan maaf kedua La Nyalla, kata Jokowi, karena sudah menyebarkan isu tentang PKI. Adapun permintaan maaf ketiga La Nyalla, Jokowi enggan mengungkapkannya. "Yang ketiga enggak bisa saya sampaikan," ujarnya. Jokowi pun menghargai sikap La Nyalla yang kini berbalik arah mendukung dirinya di Pilpres 2019.

    Menurut Jokowi, isu-isu bahwa dirinya PKI kini terbukti hanya isu yang dikembangkan untuk politik sesaat. Ia pun mengingatkan bahwa tata krama dan sopan santun dalam berpolitik harus dijaga.

    La Nyalla Mattalitti blak-blakan mengakui dirinya pernah menyebarkan isu Jokowi simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada pemilu 2014.

    Baca: Survei Internal: Ma'ruf Amin Hambat Elektabilitas Jokowi

    "Saya sudah minta maaf ke Pak Jokowi. Saya datang ke beliau, saya minta maaf bahwa saya yang isukan Pak Jokowi PKI," ujar La Nyalla saat ditemui di kediaman Ma'ruf Amin, Selasa, 11 Desember 2018

    Selain itu, ujar La Nyalla, dia juga mengaku pernah memfitnah Jokowi beragama Kristen dan keturunan Cina. "Saya yang sebarkan Obor di Jawa Timur dan Madura," ujar dia.

    Menurut La Nyalla, permintaan maafnya sudah diterima oleh Jokowi. Untuk menebus kesalahannya, La Nyalla mengaku sudah berkeliling ke berbagai daerah dan memviralkan bahwa Jokowi bukan PKI. "Saya minta maaf bahwa saya yang sebarkan isu PKI itu, saya yang ngomong Pak Jokowi PKI dan agamanya enggak jelas, saya sudah minta maaf," ujar La Nyalla.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.