Polisi Tetapkan 10 Tersangka Pengeroyokan Mahasiswa di Masjid

Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

TEMPO.CO, Gowa - Kepolisian Resor Gowa telah menetapkan sepuluh tersangka dalam kasus pengeroyokan Muhammad Khaidir, seorang mahasiswa yang dikeroyok di dalam masjid di wilayah Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan hingga meninggal pada Senin dinihari 10 Desember 2018. Dua diantaranya masih berusia 16 tahun dan 17 tahun.

Simak: Tiga Fakta Juru Parkir Terlibat Pengeroyokan TNI di Ciracas

Kepala Kepolisian Resor Gowa, Ajun Komisaris Besar Polisi Shinto Silitonga mengatakan tersangka bisa saja bertambah karena penyidik masih mengembangkan kasus tersebut, dengan memeriksa para tersangka dan melihat rekaman video yang beredar. “Perlu pendalaman dari keluarga korban karena tak ada pembandingnya,” kata Shinto kepada Tempo, Senin 17 Desember 2018.

Shinto mengatakan pengeroyokan itu berawal saat korban singgah di salah satu masjid di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa untuk salat. Karena pintu masjid terkunci, korban kemudian mengetuk rumah salah seorang penduduk bernama YDS. Rupanya, YDS mengira korban hendak mengancam. YDS pun melaporkan korban ke RDN yang merupakan marbot masjid.

RDN yang mendapat informasi tersebut langsung mengumumkan menggunakan pengeras suara masjid bahwa si mahasiswa hendak mencuri. Hal itu memantik masyarakat untuk berdatangan menuju ke masjid dan langsung melakukan kekerasan. “RDN yang memancing massa karena memberikan informasi salah. Tidak ada benda yang dicuri,” kata Shinto. “Korban dikeroyok mulai dalam masjid sampai di pekarangan."

Sepuluh tersangka yang telah ditetapkan yakni RDN (47), ASW (26), HST (18), IDK (52), SDS (53), INA (24), YDS (49). Kemudian tiga tersangka yang ditetapkan pada Sabtu 15 Desember adalah HDL (54) dan dua anak di bawah umur.

Baca: Keluarga Pelaku Pengeroyokan TNI Sepakat Teken Surat Damai

“Semua tersangka kami tahan di Polres. Tersangka anak di bawah umur ini diserahkan oleh keluarganya,” kata Shinto. Para pelaku pengeroyokan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan bersama-sama terhadap orang yang mengakibatkan meninggal, dengan ancaman minimal 12 tahun penjara.






Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

3 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

4 hari lalu

Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

Pemerintah Prancis mengumumkan akan menutup masjid karena menganggap imamnya radikal,


Pejuang Wakaf Masjid Minta Perlindungan Jokowi dan PDIP Ingatkan Anies Soal Firaun Jadi Top 3 Metro

6 hari lalu

Pejuang Wakaf Masjid Minta Perlindungan Jokowi dan PDIP Ingatkan Anies Soal Firaun Jadi Top 3 Metro

Pejuang masjid wakaf Kebon Sirih, Tomy Tampatty, mengirimkan surat ke Jokowi untuk meminta perlindungan.


Terancam Penjara Perjuangkan Wakaf Masjid Kebon Sirih, Ketua RW Minta Perlindungan Jokowi

7 hari lalu

Terancam Penjara Perjuangkan Wakaf Masjid Kebon Sirih, Ketua RW Minta Perlindungan Jokowi

Tomy Tampatty Ketua RW 06 06, Kelurahan Kebon Sirih mengirimkan surat ke Presiden Jokowi karena terancam penjara perjuangkan Masjid Kebon Sirih.


Ayah Dimas Ahmad Meninggal, Raffi Ahmad Kuatkan Hati Sang Kembaran

7 hari lalu

Ayah Dimas Ahmad Meninggal, Raffi Ahmad Kuatkan Hati Sang Kembaran

Raffi Ahmad yang juga kehilangan sang ayah saat merintis karier di dunia hiburan, menguatkan Dimas Ahmad dan memberinya semangat.


UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar Kedokteran yang Tewas Terseret Ombak

8 hari lalu

UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar Kedokteran yang Tewas Terseret Ombak

Rektor UGM Ova Emilia memimpin upacara penghormatan terakhir untuk Samekto. Mengenang sebagai pribadi yang ramah, disiplin, dan sabar.


Korban Pengeroyokan di Bintaro Luka Parah, Polisi: Pelaku Tak Punya Niat Membunuh

9 hari lalu

Korban Pengeroyokan di Bintaro Luka Parah, Polisi: Pelaku Tak Punya Niat Membunuh

Dua korban pengeroyokan di Bintaro mengalami luka parah. Dilatari dendam asmara yang menyeret mantan kekasih.


Pengeroyokan di Bintaro Karena Dendam yang Belum Tuntas, Pelaku Tak Dijanjikan Materi

10 hari lalu

Pengeroyokan di Bintaro Karena Dendam yang Belum Tuntas, Pelaku Tak Dijanjikan Materi

Kasus pengeroyokan di Bintaro dilatari dendam yang belum tuntas karena masalah asmara. Mantan kekasih ikut terlibat.


Pengeroyokan di Bintaro Dilatari Dendam Asmara, Mantan Kekasih Korban Terlibat

10 hari lalu

Pengeroyokan di Bintaro Dilatari Dendam Asmara, Mantan Kekasih Korban Terlibat

Pengeroyokan terjadi pada awal Agustus lalu di Bintaro Jakarta Selatan.


Rudy Ramawy Sosok yang Perkenalkan YouTube Indonesia dan Street View

11 hari lalu

Rudy Ramawy Sosok yang Perkenalkan YouTube Indonesia dan Street View

Dunia bisnis dikejutkan dengan munculnya informasi meninggalnya Wakil Direktur Utama PT Multipolar Tbk. (MLPL) Rudy Ramawy pada Kamis malam, 22 September 2022.