Cerita Ma'ruf Amin soal Curhat Jokowi yang Dituduh Anti Islam

Calon Wakil Presiden Maruf Amin saat berbincang-bincang dengan wartawan di sebuah restoran di Tasikmalaya, Jawa Barat pada Ahad malam, 21 Oktober 2018. Dewi Nurita/TEMPO

TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi kerap curhat soal tudingan anti-Islam yang kerap diarahkan kepadanya.

Baca: Ma'ruf Amin Sebut Ahok Sudah Dukung Kubunya

"Saya sampaikan kepada beliau, bagi orang yang salah pengertian yang benar pun disalahkan. Kalau pada dasarnya tidak suka, dikasih alasan apa pun mentok," kata Ma'ruf Amin saat wawancara eksklusif Tempo di kediamannya, Jumat dua pekan lalu.

Ma'ruf mengaku heran dengan tudingan yang menyebut Jokowi anti-Islam. Padahal, kata dia, dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019, Jokowi sudah menggandeng ulama sebagai pendamping. Menurut Ma'ruf Amin, tudingan bahwa Jokowi anti-Islam adalah cara paling efektif agar masyarakat membenci calon presiden inkumben itu.

Ma'ruf mengatakan ia pun kerap berdialog dengan orang-orang yang percaya Jokowi anti-Islam. "Setelah saya beri pengertian, mereka menjadi sadar. Semakin hari banyak yang sadar. Banyak kiai jadi paham. Makanya, hampir setiap hari ada deklarasi kelompok pendukung kami," ujar Ma'ruf.

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini mengatakan kerap memberi pengertian dengan mengajak masyarakat berpikir obyektif bahwa Jokowi telah banyak membuat kebijakan yang berpihak kepada umat Islam.

Contohnya, kata Ma'ruf, dengan menetapkan Hari Santri Nasional. Menurut Ma'ruf, hari santri diperingati karena keterlibatan ulama dalam kemerdekaan. Ma'ruf mengatakan tokoh santri Hasyim Asyari yang membuat Fatwa Jihad telah membakar semangat rakyat terutama di Surabaya dan sekitarnya, sehingga menginspirasi peristiwa 10 November 1945, yang diperingati sebagai Hari Pahlawan.

"Tapi, selama 70 tahun, sumber inspirasinya tidak diingat orang. Baru pada 2015 ditetapkan sebagai Hari Santri oleh Pak Jokowi," ujar Ma'ruf Amin.

Selain itu, kata dia, di masa pemerintahan Presiden Jokowi juga dibentuk bank-bank wakaf mikro di pesantren. Jokowi juga yang mendirikan Komite Nasional Keuangan Syariah. "Saya yang minta dibuat dan beliau menyetujui, bahkan menjadi ketuanya," ujar Ma'ruf.

Baca: Belum Boleh Berjalan, Ma'ruf Amin Nekat Turun ke Banten Hari Ini

Ma'ruf Amin mengatakan Jokowi juga menggandeng ulama asal Banten tersebut sebagai cawapres. "Padahal dia bisa saja mengangkat politikus, pengusaha, atau anggota TNI/Polri, tapi malah memilih saya kan. Kurang Islam apa beliau?," kata Ma'ruf.






Mentan Syahrul Yasin Limpo Jadi Sorotan di Tengah Isu Reshuffle: Tak Diundang Rapat hingga Desakan PDIP

25 menit lalu

Mentan Syahrul Yasin Limpo Jadi Sorotan di Tengah Isu Reshuffle: Tak Diundang Rapat hingga Desakan PDIP

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjadi sorotan di tengah bergulirnya isu reshuffle yang bakal dilakukan Presiden Joko Widodo.


Mahfud Md Bilang Tak Ada Agenda di Istana Presiden pada Rabu Ini

46 menit lalu

Mahfud Md Bilang Tak Ada Agenda di Istana Presiden pada Rabu Ini

Mahfud Md mengatakan tidak ada undangan dari Presiden kepada dirinya untuk datang ke Istana Jakarta, Rabu.


Jokowi Pertimbangkan 3 Hal Ini Sebelum Perpanjang Kontrak Tambang Freeport Cs

1 jam lalu

Jokowi Pertimbangkan 3 Hal Ini Sebelum Perpanjang Kontrak Tambang Freeport Cs

Jokowi tengah mempertimbangkan memperpanjang kontrak karya minyak dan gas bumi, serta pertambangan di Indonesia. Apa saja yang jadi perhatiannya?


Berharap PSI Bisa Masuk Senayan, Jokowi: Angkat Isu yang Disukai Anak Muda

1 jam lalu

Berharap PSI Bisa Masuk Senayan, Jokowi: Angkat Isu yang Disukai Anak Muda

Jokowi mengungkapkan keinginannya agar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bisa masuk ke DPR RI. Menurut Jokowi, agar hal tersebut bisa tercapai PSI harus bisa mengatur strategi


PSI Singgung Kementrian yang Tersandung Kasus di Tengah Isu Reshuffle Kabinet

1 jam lalu

PSI Singgung Kementrian yang Tersandung Kasus di Tengah Isu Reshuffle Kabinet

Grace Natalie menyinggung soal adanya kementrian yang tersandung kasus di tengah isu reshuffle kabinet. Menurut Grace, menteri di kementerian tersebut tidak layak dipertahankan


Top Nasional: Jokowi Ungkap Pertimbangan soal Reshuffle, Gibran dan Megawati Bahas Perihal Kaesang

2 jam lalu

Top Nasional: Jokowi Ungkap Pertimbangan soal Reshuffle, Gibran dan Megawati Bahas Perihal Kaesang

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut ada dua pertimbangan soal wacana reshuffle menterinya di Kabinet Indonesia Maju.


PSI Setuju Reshuffle untuk Mengganti Menteri yang Punya Kinerja Buruk

3 jam lalu

PSI Setuju Reshuffle untuk Mengganti Menteri yang Punya Kinerja Buruk

Grace Natalie mengatakan reshuffle sah saja dilakukan Presiden Joko Widodo terhadap menteri yang memiliki kinerja buruk, terlebih ada ancaman resesi


Isu Reshuffle Rabu Pon, Mahfud: Tidak Ada Agenda di Istana Hari Ini

7 jam lalu

Isu Reshuffle Rabu Pon, Mahfud: Tidak Ada Agenda di Istana Hari Ini

Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan waktu reshuffle kabinet presiden Jokowi yang tahu


Isu Reshuffle Kabinet Besok, Jokowi Ungkap Pertimbangannya

11 jam lalu

Isu Reshuffle Kabinet Besok, Jokowi Ungkap Pertimbangannya

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut ada dua pertimbangan dirinya me-reshuffle menterinya di Kabinet Indonesia Maju.


Tak Mau Ikut Campur di Pencapresan Anies, Jokowi: Jangan Dikit-Dikit Istana

11 jam lalu

Tak Mau Ikut Campur di Pencapresan Anies, Jokowi: Jangan Dikit-Dikit Istana

Presiden Jokowi sempat bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Diduga pertemuan itu membahas pencapresan Anies Baswedan