Adik Emil Dardak Sempat Berprestasi Bagus Selama Kuliah di ITB

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eril Dardak. Instagram/@Emildardak

    Eril Dardak. Instagram/@Emildardak

    TEMPO.CO, Bandung - Adik Emil Dardak, Eril Arioristanto Dardak, punya prestasi akademik yang bagus selama kuliah di Institut Teknologi Bandung. Direktur Pendidikan ITB Yuli Setyo Indartono mengatakan, pada 1,5 tahun pertama Eril memiliki nilai akademik yang sangat bagus.

    Baca: Penyebab Meninggalnya Adik Emil Dardak Belum Diketahui

    “Tapi pada semester setelahnya nampak ada kesulitan,” katanya saat dihubungi Jumat, 14 Desember 2018.

    Eril tercatat sebagai mahasiswa sarjana Teknik Kelautan ITB angkatan 2015. Setiap semester, kata Yuli, Eril selalu mendaftar ulang, bahkan pernah ikut semester pendek. Selama kuliah ia tercatat belum pernah mengajukan cuti.

    Yuli mengatakan tidak bisa menyampaikan nilai mahasiswa secara rinci kepada publik. “Soal nilai itu termasuk (informasi) yang dikecualikan,” kata dia. Secara umum, prestasi akademik Eril dianggap menonjol pada tahun pertama dan di awal mulai masuk program studi.

    Ketua Program Studi Teknik Kelautan ITB Andojo Wurjanto menolak diwawancara soal aktivitas perkuliahan Eril karena yang bersangkutan sudah meninggal dunia.

    Eril ditemukan tewas di tempat kosnya di Dago, Bandung, Rabu, 12 Desember 2018. Sebab kematiannya tengah diselidiki polisi, sementara pihak keluarga yang menolak autopsi telah memakamkannya di Jakarta.

    Baca: Caleg, Adik Emil Dardak Tewas dengan Wajah Tertutup Plastik

    Selain berstatus mahasiswa ITB, Eril juga terdaftar sebagai calon anggota DPR asal Partai Amanat Nasional dari daerah pemilihan Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Magetan, dan Ngawi, Jawa Timur. Soal pencalonan itu, kata Yuli, baru diketahuinya setelah Eril meninggal.

    Menurut Yuli, selama menjabat sebagai Direktur Pendidikan ITB, baru kali ini ada mahasiswa ITB yang menjadi calon anggota DPR. ITB, kata Yuli, tidak punya aturan khusus soal itu. “Yang penting yang bersangkutan ikuti perkuliahan, aturan tidak membatasi ke arah sana (menjadi caleg),” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.