Jokowi Berkali-kali Minta Bertemu Ulama Aceh

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri peluncuran buku

    Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri peluncuran buku "Jokowi Menuju Cahaya" di Jakarta, Rabu, 13 Desember 2018. Buku tersebut mengemas pengalaman masa kecil, hikmah, cita-cita yang dilakukan untuk sekitar serta keinginan Presiden Joko Widodo dalam membangun Indonesia dengan prinsip keadilan bagi seluruh rakyat. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan ia telah berkali-kali meminta Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk mengatur jadwalnya bertemu dengan perwakilan para ulama di Provinsi Aceh. Alasannya ia sudah sembilan kali berkunjung ke tanah rencong itu.

    Baca: Jokowi Pesan ke Warga Aceh: Gunakan Dana Desa Sesuai Keperluan

    Keinginan Jokowi itu akhirnya terkabul. Pagi tadi, ia berjumpa dengan para ulama dan pengurus pondok pesantren se-Aceh di Ballroom Hotel Hermes Palace, Kota Banda Aceh.

    "Silaturahmi dengan yang mulia para ulama sebetulnya sudah saya minta berkali-kali kepada Menteri Sekretaris Negara untuk mengadakan pertemuan ini," katanya dikutip dari siaran pers Sekretariat Kepresidenan, Jumat, 14 Desember 2018.

    Kepada para ulama, Jokowi menuturkan Aceh bukan daerah asing baginya. Alasannya, ia pernah tinggal di sana selama hampir 2,5 tahun. "Di Lhokseumawe tujuh bulan, kemudian Bener Meriah sisanya. Jadi kalau bahasa Aceh dikit-dikit ngerti. Kalau ada yang bisik-bisik, oh saya tahu," ujarnya.

    Baca: Jokowi: Dana Desa Harus Bermanfaat Besar Bagi Rakyat di Kampung

    Dalam pertemuan itu setidaknya hadir 105 ulama. Di hadapan mereka, Jokowi menjelaskan mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan. Ia berujar pemerintah berkomitmen agar RUU ini bisa diselesaikan secepatnya. "Ini memang pemerintah terus mendorong agar bisa diselesaikan karena itu adalah sebuah payung hukum besar," ungkapnya.

    Selain membahas RUU Pesantren, Jokowi dan para ulama berdiskusi pula tentang sejumlah isu kebangsaan seperti Islam wasatiyyah atau Islam jalan tengah. Terkait hal ini, ia menceritakan pertemuan Konsultasi Tingkat Tinggi Ulama dan Cendekiawan Muslim Dunia Tentang Wasatiyyah Islam di Bogor pada Mei 2018 lalu.

    “Kalau kami lihat, hampir semua negara yang hadir saat itu mengamini bahwa Islam wasatiyyah adalah adalah sebuah jalan yang baik bagi kita semuanya,” katanya.

    Turut hadir mendampingi Jokowi, yakni Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Staf Khusus Presiden Abdul Ghofar Rozin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.