Bupati Cianjur Ditangkap KPK, NasDem: Beliau Pasti Mundur

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar. Wikipedia.org

    Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar. Wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta-Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasional Demokrat (NasDem) Irma Suryani Chaniago yakin Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar yang terkena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) akan segera mengundurkan diri dari partai.

    Irvan merupakan kader Partai NasDem. "Yang bersangkutan pasti langsung mundur, karena itu kebijakan Garda Pemuda NasDem," ujar Irma saat dihubungi Tempo, Rabu, 12 Desember 2018.

    Baca: KPK Tangkap Tangan Bupati Cianjur

    KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Irvan Rivano Muchtar pada Rabu pagi. KPK menduga Irvan terlibat dalam suap anggaran pendidikan di kawasan Cianjur. "KPK menduga uang tersebut dikumpulkan dari kepala sekolah untuk kemudian disetor ke Bupati," kata Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif.

    Selain Irvan, KPK juga meringkus lima orang, termasuk Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bidang SMP dan dari unsur Musyawarah Kerja Kepala Sekolah serta pihak lainnya. "Dari lokasi juga diamankan uang sekitar Rp 1,5 miliar yang diduga dikumpulkan dari kepala sekolah," kata Laode.

    Menurutnya penangkapan Bupati Cianjur dilakukan setelah KPK mendapat informasi akan ada penyerahan uang terkait anggaran pendidikan di Cianjur. Setelah pengecekan di lapangan, KPK menemukan bukti permulaan adanya dugaan pemberian suap untuk kepala daerah.

    Simak: KPK Sebut OTT Bupati Cianjur Terkait Suap Anggaran Pendidikan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.