Ahok Bakal Bebas Januari 2019, Begini Beragam Respons Warganet

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, 20 Februari 2015. TEMPO/Subekti

    Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, 20 Februari 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diperkirakan akan bebas pada 24 Januari 2019. Perkiraan itu setelah dihitung pengurangan remisi Natal pada akhir tahun ini.

    Baca: Dirjen Pemasyarakatan: Ahok Bebas 24 Januari 2019

    Kabar Ahok bakal bebas awal tahun depan pun menuai berbagai respons warganet di dunia maya. Sebagian warganet menyambut gembira kabar bebasnya Mantan Bupati Belitung Timur itu dari balik jeruji besi.

    Bahkan, di antara mereka, ada yang menebak-nebak soal karir Ahok setelah keluar dari bui. Namun, tak sedikit dari mereka yang justru mengungkit kasus lain yang mungkin bakal dihadapi Ahok selanjutnya.

    Warganet dengan akun twitter @LintangChrezL mengungkapkan dirinya menantikan Ahok bebas dari penjara. "Alhamdulillah, enggak sabar menantikan Pak Ahok bebas," tulis dia sembari melampirkan laman berita Tempo mengenai waktu perkiraan bebasnya Ahok, Senin, 10 Desember 2018. Begitu pula dengan @salqmn yang menulis, "Jujur, buatku pribadi, yang bikin enggak sabar soal Januari itu adalah Pak Ahok yang akan bebas dari penjara di bulan itu."

    Warganet dengan akun @DsSupriyady berharap remisi untuk Ahok bisa dikabulkan. Dengan begitu Ahok bisa bebas dari tahanan sesuai dengan prediksi tanggal tersebut. "Bila dikabulkan, Ahok bebas pada tanggal yang diberitakan di atas. Ahok bukan kriminal, tidak ada alasan untuk tidak mengabulkan usulan remisi Natal ini, dan Ahok bukan ancaman lagi buat yang ingin berkuasa, karena karir politiknya sudah dikebiri dengan seksama!" tulisnya.

    Baca: Ahok Bakal Bebas pada Januari, Total Remisi 3 Bulan 15 Hari

    Sementara itu @YondikaP menyarankan beberapa alternatif karir yang bisa diduduki Basuki setelah keluar dari bui. "Bro Ahok akan bebas di Januari 2019, kabar baik. Selanjutnya biar bisa menjadi anggota KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) atau Ketua Umum PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia," cuit dia.

    Lain lagi dengan @yudavvu yang menebak Ahok bakal menjadi calon wakil presiden pendamping Joko Widodo menggantikan Maruf Amin dalam pemilihan presiden 2019. Ia mencuitkan, "mantaff, Ahok bebas langsung gantiin KH. MA jadi cawapres, sesuai prediksi ini mah."

    Kendati banyak cuitan bernada positif atas kabar bebasnya Ahok, ada pula warganet yang mempertanyakan alasan Ahok bisa mendapatkan remisi pada akhir tahun ini. Misalnya @ronavioleta yang mempertanyakan syarat Ahok mendapatkan remisi kepada akun Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, @LaolyYasonna.

    "Katanya saya Pancasila, NKRI harga mati, tapi melanggar UU kok bangga. Syarat dapat remisi itu bagi napi yang sudah menjalani pembinaan selama di lapas (lembaga permasyarakatan), ya kan Pak @Laoly Yasonna @Kemenkumham_RI? Ahok kan bukan di Lapas, tetapi di Mako (Brimob), itu pun meragukan," cuit @ronavioleta.

    Baca: Apa Rencana Ahok Setelah Bebas dari Penjara? Ini Kata Djarot

    Banyak pula cuitan yang menyinggung kasus yang seblumnya dikaitkan dengan Ahok, yaitu kasus Rumah Sakit Sumber Waras. Cuitan itu antara lain dilontarkan oleh @andifilli. "Sumber Waras menanti," tulisnya. Senada dengan @hjatnika yang menulis, "kasus-kasus korupsinya ditunggu @KPK_RI," dan @khairuls14 yang mencuitkan, "kasus lainnya menunggu."

    Sebelumnya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Sri Puguh Budi memperkirakan Ahok bebas pada 24 Januari 2018 jika mendapatkan remisi Natal. "Ahok mendapat total remisi 3 bulan 15 hari," kata Sri Puguh Budi Utami saat berkunjung ke kantor Tempo bersama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada Senin, 10 Desember 2018. Ahok sebelumnya juga telah mendapat remisi umum.

    Ahok telah menjalani hukuman sejak 9 Mei 2017. Ia dinyatakan bersalah oleh majelis hakim karena terbukti melakukan penodaan agama dalam pidatonya di Kepulauan Seribu pada 2016. Hakim memvonis Ahok 2 tahun penjara.

    Pengacara Ahok, I Wayan Sudirta mengatakan kondisi Ahok semakin bagus. Sudirta juga memperkirakan kliennya bakal bebas pada awal 2019.

    "Pak Ahok makin sehat, jiwanya makin matang. Menjadi semakin sabat dan emosinya sudah menurun, sudah bagus," kata Sudirta pada Tempo, Senin pekan lalu. Ia mengaku mengunjungi Ahok di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok sekitar sebulan lalu.

    JULI HANTORO | IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.