Festival Budaya Islam Semarakan Sosialisasi Empat Pilar di Gorontalo

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretariat Jenderal MPR RI bekerjasama dengan Yayasan AD Centre Provinsi Gorontalo dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR menggelar 'Festival Budaya Islam' bertempat di AD Centre Jalan  Jaksa Agung Suprapto, Kota Gorontalo, Sabtu, 8 Desember 2018. (dok MPR RI)

    Sekretariat Jenderal MPR RI bekerjasama dengan Yayasan AD Centre Provinsi Gorontalo dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR menggelar 'Festival Budaya Islam' bertempat di AD Centre Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Gorontalo, Sabtu, 8 Desember 2018. (dok MPR RI)

    INFO NASIONAL-- Sekretariat Jenderal MPR RI bekerjasama dengan Yayasan AD Centre Provinsi Gorontalo dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR menggelar ‘Festival Budaya Islam’ bertempat di AD Centre Jalan  Jaksa Agung Suprapto, Kota Gorontalo, Sabtu, 8 Desember 2018.

    Hadir pada acara itu Anggota MPR Fraksi Gerindra, Elnino M. Husein Mohi; Asisten II Bidang Pembangunan Pemprov. Gorontalo, Sultan Rusdi; Ketua Yayasan AD Centre Gorontalo, Adhan Dambea; Kepala Biro Keuangan Sekretariat Jenderal MPR, Maifrizal dan ratusan masyarakat yang tampak antusias mengikuti serta menyaksikan acara yang menampilkan antara lain tarian tradisional Gorontalo, pembacaan puisi dan Musik Arab.

    Anggota MPR Fraksi Gerindra, Elnino M. Husein Mohi, mengatakan mengingat penduduk Gorontalo ini 98 persen beragama Islam maka untuk itulah MPR menggelar acara dengan tema “Festival Budaya Islam”. “Kegiatan ini untuk mensosialisasikan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, ini merupakan salah satu metode sosialisasi,” ujarnya.

    Sebagai seni budaya yang populer bagi masyarakat Gorontalo, Elnino menyebut penyampaian Empat Pilar lewat pertunjukan seni budaya juga digelar di banyak daerah. “Disesuaikan dengan budaya masyarakat setempat, sehingga pementasan seni budaya yang dilakukan oleh MPR beragam seperti Bhinneka Tunggal Ika,” ucapnya.

    Paling penting, pentas seni budaya apapun bentuk dan asalnya, tak sekadar menjadi tontotan namun juga harus bisa menjadi tuntunan. “Selanjutnya diaktualisasikan dalam kehidupan keseharian,” ujar Elnino.

    Di hadapan warga kota yang berjulukan “Serambi Madinah” ini , Elnino mengatakan Indonesia adalah bangsa yang besar. Untuk itu kebesaran bangsa ini harus dirawat dan dijaga. Salah satu kiat untuk menjaga Indonesia, adalah dengan mengingat dan mengamalkan Pancasila. Dari sinilah maka MPR melakukan sosialisasi ke seluruh penjuru tanah air. “Mari kita laksanakan nilai-nilai Pancasila,” ucap pria asli Gorontalo itu.

    Kepala Biro Keuangan Setjen MPR, Maifrizal, dalam sambutan mengatakan MPR sudah menyelenggarakan pagelaran seni budaya sejak tahun 2009. “Selain untuk Sosialisasi Empat Pilar juga untuk memberi apresiasi dan ikut melestarikan seni budaya daerah, serta memperkuat rasa kebhinnekaan yang sudah terbangun selama ini,” ujarnya.

    Selain menampilkan beragam seni budaya Gorontalo, acara festival budaya islam ini juga diisi dengan acara Talkshow dengan nara sumber, Elnino M. Husein Mohi, Adhan Dambea, dan Maifrizal. Salah seorang peserta dalam sesi tanya jawab menanyakan menghadapi pemilu serentak 2019 ini mengapa banyak sekali peraturan baru dan siapa yang membuat.

    Menjawab pertanyaan itu, Elnino menyatakan, dalam pelaksanaan pemilu serentak nanti semua aturan diatur oleh KPU dan diawasi oleh Bawaslu. “Komisi dan Badan itu dibentuk oleh undang-undang,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.