Selasa, 11 Desember 2018

Laskar FPI Kawal Pemeriksaan Bahar bin Smith di Mabes Polri

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota Laskar FPI mulai memadati pintu masuk Bareskrim Polri Gambir, untuk mengawal pemeriksaan Bahar bin Smith dalam kasus dugaan penghinaan kepada Presiden Joko Widodo, Kamis 6 Desember 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Sejumlah anggota Laskar FPI mulai memadati pintu masuk Bareskrim Polri Gambir, untuk mengawal pemeriksaan Bahar bin Smith dalam kasus dugaan penghinaan kepada Presiden Joko Widodo, Kamis 6 Desember 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan anggota Laskar Front Pembela Islam mengawal pemeriksaan Bahar bin Smith di Badan Kriminal Reserse Kriminal Khusus Mabes Polri dalam kasus dugaan penghinaan terhadap Joko Widodo atau Jokowi.

    Baca: Bareskrim Polri Agendakan Pemeriksaan Bahar bin Smith Hari Ini

    "Kami datang untuk mengawal dan mendukung Bahar bin Smith dalam hal pemanggilan oleh Bareskrim," ujar Panglima Laskar FPI, Maman Suryadi saat ditemui di Depan Bareskrim Polri, Gambir Jakarta Pusat, Kamis, 6 Desember 2018.

    Laskar FPI mulai memadati pintu masuk Bareskrim Polri Gambir sejak pukul 10.00 WIB. Menurut Maman, ribuan anggota Laskar FPI nantinya akan turut mengawal pemeriksaan tersebut. Selain FPI, lanjut dia, aksi hari ini juga akan diikuti oleh sejumlah ormas lainnya.

    Maman mengatakan aksi pengawalan ini untuk menuntut keadilan dalam proses hukum dugaan penghinaan Presiden Jokowi. "Kami hanya menuntut keadilan," ujarnya.

    Baca: Bareskrim Polri Agendakan Pemeriksaan Bahar bin Smith Hari Ini

    Bareskrim Polri hari ini mengagendakan pemeriksaan kembali terhadap Bahar bin Smith, sebelumnya Bahar bin Smith tidak memenuhi panggilan pertama Senin 3 Desember lalu, Bahar beralasan baru menerima surat pemberitahuan pemanggilan pada Senin sore. "Surat baru sampai tadi jam 4 sore," ujarnya saat dikomfirmasi Senin, 3 Desember 2018.

    Dalam perkara ini Bahar bin Smith diperiksa terkait adanya dua laporan atas dirinya. Laporan tersebut ada di Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

    Laporan di Bareskrim dibuat oleh pelapor La Komaruddin dengan nomor LP/B/1551/XI/2018/Bareskrim tertanggal 28 November 2018. Sedangkan di Polda Metro Jaya, Bahar dilaporkan oleh Calon Legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid yang tercatat dengan nomor TBL/6519/XI:2018/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 28 November 2018.

    Baca: Naik ke Penyidikan, Dai Penghina Jokowi Segera Dipanggil Polda

    Dalam video yang dijadikan bukti oleh para pelapor, Bahar menyinggung soal Jokowi saat mengisi acara Maulid Nabi di Darussalam Satu, Batuceper, Tangerang, Banten pada 17 November 2018.

    Dalam transkrip video berdurasi 60 detik itu, Bahar di antaranya mengatakan, "Pengkhianat bangsa, pengkhianat negara, pengkhianat rakyat kamu Jokowi!" dan "Kamu kalau ketemu Jokowi, kalau ketemu Jokowi, kamu buka celananya itu, jangan-jangan haid Jokowi itu, kayaknya banci itu".

    Bahar bin Smith pun disangkakan melanggar Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 A ayat 2 Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2018 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan Pasal 4 huruf b angka 2 Jo, Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan Pasal 207 KUHP dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.