HNW Tawarkan Produk Strategis Indonesia pada Oman

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) berkunjung ke Majelis Negara Oman (MNA), Muskat, Oman, 2-4 Desember 2018. (dok MPR RI)

INFO NASIONAL-- Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan jarak yang jauh antara Indonesia dan Oman bukan satu halangan bagi kedua negara untuk menjalin persahabatan dan kerja sama. Jalinan kedua negara sudah dimulai sejak jaman dahulu di mana para saudagar dari Kesultanan Oman berlayar ke nusantara untuk berdagang.

“Sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, kedatangan mereka ke nusantara juga untuk menyebarkan dan mensyiarkan Islam. Dari kedatangan mereka membuat ada warga Indonesia keturunan Oman. Jalinan yang sudah terbangun sejak dulu itulah yang membuat hubungan Indonesia-Oman tetap baik,” kata Hidayat Nur Wahid (HNW) saat berkunjung ke Majelis Negara Oman (MNA), Muskat, Oman, 2-4 Desember 2018.

Di Majelis itu, HNW bersama delegasi MPR yang lain, Abdul Fikri Faqih dari Fraksi PKS, Muhammad Syafruddin dari Fraksi PAN, serta Duta Besar Indonesia Mustafa Taufik Abdul Lathif, diterima oleh Ketua MNA, Yahya bin Mahfudz Al Mundziri.

Kepada Yahya, HNW mengabarkan berbagai perkembangan yang ada di Indonesia. Sebagai bagian dari organisasi internasional, dikatakan Indonesia selalu berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dan ketertiban dunia. “Indonesia memberi solusi kemanusiaan dan kemerdekaan bagi masalah Rohingya dan Palestina,” kata Wakil Ketua Badan Wakaf Pondok Modern Gontor itu. “Untuk menyelesaikan masalah yang ada kami berkoordinasi dengan parlemen internasional termasuk Parlemen Oman,” ujarnya.

Menerima tamu dari jauh, Yahya mengungkapkan kebahagiaannya. Sama seperti yang disampaikan tamunya, Yahya mengatakan Kesultanan Oman di bawah pemerintahan Sultan Qobus bin Said Al Muadzhdzham, terus mempererat kerja sama Indonesia-Oman. “Saya sepakat dengan Indonesia bahwa Indonesia-Oman harus berperan penting untuk membangun keamanan dan perdamaian dunia,” tuturnya.

Di negara Arab bagian barat daya itu, HNW juga melakukan kunjungan ke Kementerian Luar Negeri Oman. Di kementerian ini dirinya diterima Deputi Menteri Luar Negeri Oman Bidang Diplomasi, Muhammad bin Awad Al Hasan. Kepada Hasan, dikatakan perlunya kedua negara untuk meningkatkan kerja sama. “Pastinya untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Diungkapkan Indonesia saat ini mengembangkan industri strategis dengan produk yang sudah maju dan bermutu bagus. Produk yang ada sudah dipasarkan dan digunakan oleh negara lain seperti Filipina dan Thailand. Di sektor inilah yang diharapkan perlu ditingkatkan kerja samanya. “Kesultanan Oman dapat melihat produk dari Indonesia. Bila cocok bisa dibeli,” ujar pria asal Klaten, Jawa Tengah, itu.

Di negara yang bermata uang rial itu, HNW juga bersilaturahmi dengan Ulama Oman, Syaikh Kahlan bin Nabhan Al Kharushiy. Saat bertatap muka dengan Kahlan, ia menyampaikan banyak kabar tentang dinamika keummatan di Indonesia. Dirinya ingin ummat Islam memiliki tingkat pendidikan yang tinggi. Untuk itulah ia mengabarkan bahwa Indonesia membuka kerjasama pendidikan dan menyediakan beasiswa bagi warga negara lain.

Bagi HNW, kerja sama perguruan tinggi kedua negara juga perlu ditingkatkan. Cara untuk memperkuat kerja sama itu menurutnya dengan memperkuat dan mengembangkan seminar, muktamar, studi banding, pertukaran pelajar dan beasiswa yang memberikan manfaat, kebaikan, dan kepentingan bersama. (*)






Puluhan Dubes Negara OKI Dukung Pembentukan Forum MPR Dunia

9 hari lalu

Puluhan Dubes Negara OKI Dukung Pembentukan Forum MPR Dunia

Gagasan pembentukan Forum MPR Dunia dilatarbelakangi atas kebutuhan menghadirkan tatanan dunia yang harmonis dan berkeadaban


Ketua MPR RI Dukung Universitas Terbuka Terjun ke Metaverse

25 hari lalu

Ketua MPR RI Dukung Universitas Terbuka Terjun ke Metaverse

Langkah terjun ke metaverse sekaligus memantapkan UT sebagai Cyber University dan Cyber Academy.


Syarief Hasan : Pemerintah Tidak Mendengar Aspirasi Rakyat

25 hari lalu

Syarief Hasan : Pemerintah Tidak Mendengar Aspirasi Rakyat

Syarief Hasan menilai, kenaikan BBM B?bersubsidi akan semakin melemahkan daya beli masyarakat.


Bamsoet Resmikan Kantor Penambangan Kripto Terbesar di Indonesia

25 hari lalu

Bamsoet Resmikan Kantor Penambangan Kripto Terbesar di Indonesia

Ketua MPR RI Bamsoet, mendorong PT Cipta Aset Digital mengalahkan Rusia dan Kazakhstan.


Sjarifuddin Hasan Berolahraga Sambil Sosialisasi Empat Pilar MPR

25 hari lalu

Sjarifuddin Hasan Berolahraga Sambil Sosialisasi Empat Pilar MPR

Berolahraga sambil menyampaikan nilai-nilai kebangsaan dilakukan Wakil Ketua MPR Sjarifuddin Hasan.


Hidayat Nur Wahid: Program Bansos Ibarat Pelipur Lara Sesaat

29 hari lalu

Hidayat Nur Wahid: Program Bansos Ibarat Pelipur Lara Sesaat

Penetapan bansos senilai Rp 24,17 Triliun untuk 20,65 juta keluarga dinilai terburu-buru


Masjid Kuatkan Ukhuwah Umat dan Jauhkan Radikalisme

31 hari lalu

Masjid Kuatkan Ukhuwah Umat dan Jauhkan Radikalisme

Jika menginginkan manajemen masjid yang mengimplementasikan nilai-nilai hijrah maka perlu realisasi dari semangat ukhuwah dan prinsip Islam yg rahmatan lil alamin.


Guru TIK Batam Makin Melek Digital

31 hari lalu

Guru TIK Batam Makin Melek Digital

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam


Wakil Ketua MPR Yandri Susanto Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Kalangan MA

39 hari lalu

Wakil Ketua MPR Yandri Susanto Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Kalangan MA

Yandri mengatakan, wawasan kebangsaan warga MA tak perlu diragukan.


Tamsil Linrung Bantah Ketua Fraksi MPR Partai Golkar Terkait Pidato Bamsoet

39 hari lalu

Tamsil Linrung Bantah Ketua Fraksi MPR Partai Golkar Terkait Pidato Bamsoet

Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI menyatakan, apa yang disampaikan Ketua MPR sesuai dengan keputusan Rapat Gabungan.