Keluarga Korban Penembakan di Papua Datangi Kodim Jayawijaya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga korban penembakan menunggu kabar di Wamena, Papua, Selasa, 4 Desember 2018. Sampai saat ini, pihak kepolisian bersama dengan TNI sedang memastikan keberadaan para korban di dua tempat tersebut yaitu Kali Yigi dan Kali Aura.  ANTARA/Iwan Adisaputra

    Keluarga korban penembakan menunggu kabar di Wamena, Papua, Selasa, 4 Desember 2018. Sampai saat ini, pihak kepolisian bersama dengan TNI sedang memastikan keberadaan para korban di dua tempat tersebut yaitu Kali Yigi dan Kali Aura. ANTARA/Iwan Adisaputra

    TEMPO.CO, Jayapura - Keluarga dari korban yang diduga tewas dibunuh oleh kelompok bersenjata berdatangan ke Kodim 1702/Jayawijaya, Papua untuk mencari tahu kejelasan nasib keluarga mereka.

    Titus, seorang keluarga yang diduga korban datang ke Kodim ingin mencari tahu tentang keluarganya bernama Caling. “Tanggal 29 November dia berangkat ke Yall antar material. Kita dengar berita ada kejadian, namun kita belum bisa pastikan apakah dia jadi korban atau tidak,” kata Titus pada Selasa, 4 Desember 2018.

    Baca: Kronologi Pembunuhan di Papua, Pekerja Disandera Sejak Sabtu Sore

    Titus mengaku mendapatkan informasi dari media megenai kejadian tersebut. Bahkan ia juga melihat ada foto korban yang beredar. Namun Titus meragukan keaslian foto yang beredar itu.

    “Disana kan tidak ada sinyal, susah dihubungi. Bagaimana bisa foto ini sampai ke kita. Kalau dilihat ciri-ciri fisik, sepertinya serupa tetapi kita tetap berharap bahwa itu bukan dia,” kata Titus.

    Sebanyak 31 pekerja yang mengerjakan proyek jembatan di Nduga, Papua diduga menjadi korban penembakan oleh kelompok bersenjata. Pembunuhan tersebut diduga terjadi pada Ahad malam lalu. Sejauh ini, aparat mendapatkan informasi ada 24 korban meninggal.

    Baca: Evakuasi Korban Pembunuhan Papua, TNI Tambah Pasukan ke Nduga

    Komandan Resor Militer 172/PWY, Kolonel Inf Jonatan Binsar Sianipar mengatakan jumlah korban belum bisa dipastikan karena masih simpang siur. Tim gabungan yang dikirim belum bisa masuk ke lokasi kejadian.

    Namun tim evakuasi korban penembakan berhasil menemukan empat orang dalam kondisi masih hidup dan hanya mengalami luka tembak di Distrik Mbua. Mereka dilaporkan berhasil meloloskan diri dari serangan kelompok bersenjata di Distrik Yall, Kabupaten Nduga. “Mereka saat ini telah dievakuasi ke Kabupaten Jayawijaya,” kata Jonatan.

    TABLOIDJUBI.COM

    Baca: Fakta - Fakta Penembakan Pekerja di Papua


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.