Pembunuhan Pekerja di Papua, Pasukan Gabungan Evakuasi 12 Warga

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personil TNI menyiapkan peti jenazah untuk korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata di Kabupaten Nduga, di Kodim 1702 Jayawijaya, Wamena, Papua, Selasa, 4 Desember 2018. Penembakan ini terjadi pada, Ahad, 2 Desember 2018 lalu. ANTARA/Marius Frisson Yewun

    Personil TNI menyiapkan peti jenazah untuk korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata di Kabupaten Nduga, di Kodim 1702 Jayawijaya, Wamena, Papua, Selasa, 4 Desember 2018. Penembakan ini terjadi pada, Ahad, 2 Desember 2018 lalu. ANTARA/Marius Frisson Yewun

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Letnan Kolonel Infanteri Dax Sianturi mengatakan tim gabungan TNI-Polri telah berhasil mengevakuasi 12 warga sipil dari sekitar lokasi Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Evakuasi tersebut dilakukan pada Selasa, 4 Desember 2018, pukul 17.55 WIT.

    "Pukul 17.55, pasukan gabungan berhasil mengevakuasi 12 masyarakat sipil ke Wamena menggunakan helikopter," kata Dax dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Selasa malam, 4 Desember 2018.

    Baca : Bunuh Pekerja di Papua, Kelompok Ini Gunakan Senjata Rampasan

    Warga yang berhasil dievakuasi, kata Dax, terdiri dari empat karyawan PT Istaka Karya (3 mengalami luka tembak, 1 tanpa luka), enam pekerja Puskesmas distrik Mbua (semua tanpa luka-luka), dan dua orang pekerja SMP distrik Mbua.

    "Korban luka sedang mendapat perawatan dari tim medis. Sementara yang lain diamankan oleh aparat TNI - Polri," ujar Dax.

    Sebelumnya, 31 pekerja proyek jalan Trans Papua yang sedang bekerja membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, diduga dibunuh kelompok bersenjata. Pembunuhan diduga terjadi pada Minggu malam, 2 Desember 2018.

    Simak juga :
    Sekjen Partai NasDem Ogah Teken Integritas Partai Politik di KPK

    Kabidhumas Polda Papua Kombes Pol A.M. Kamal menduga sebanyak 24 orang dibunuh di hari pertama, delapan orang yang berusaha menyelamatkan diri di rumah anggota DPRD, tujuh di antaranya dijemput dan dibunuh KKB dan satu orang belum ditemukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.