Anggota Partai Bintang Reformasi Laporkan Ahmad Basarah ke Polisi

Reporter

Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah mengatakan bom yang terjadi di Surabaya hari ini, Minggu, 13 Mei 2018 menjadi duka bangsa Indonesia. (dok.MPR)

TEMPO.CO, Jakarta-Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2004-2009 dari Fraksi Partai Bintang Reformasi, Anhar, melaporkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah ke Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri, Senin, 3 Desember 2018.

Anhar melaporkan Basarah terkait pernyataannya yang menyebut Presiden RI ke-2 Soeharto adalah guru korupsi. "Kami merasa sangat terpukul, sangat merasa dirugikan mengingat Soeharto bagi kami adalah tokoh bangsa, guru bangsa, dan bapak pembangunan," kata Anhar.

Baca: Basarah Tegaskan Soeharto dan Orde Baru Guru Korupsi Indonesia

Menurut Anhar sampai saat ini belum ada satu putusan pengadilan pun yang menyatakan bahwa Soeharto bersalah seperti dalam tuduhan yang dilontarkan Basarah. "Sebagai seorang yang seharusnya menjadi panutan, tidak pantas dia berucap demikian. Menurut kami itu sangat tidak masuk akal," ucap Anhar.

Dalam pelaporannya Anhar membawa barang bukti berupa screenshoot ucapan Basarah yang viral melalui media sosial. Laporan Anhar pun diterima oleh penyidik dengan nomor LP/B/1571/XII/2018/BARESKRIM tertanggal 3 Desember 2018 dengan perkara penghinaan dan penyebaran berita bohong atau hoax.

Simak: Partai Berkarya Minta Basarah Jelaskan Soal Soeharto Guru Korupsi

Ahmad Basarah terancam dikenakan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP, 156 KUHP, 14 Jo Pasal 15. "Kami berharap saat ini kita harus belajar banyak dari apa yang pernah dibuat Pak Harto," ucap Anhar.

Sebelumnya, Basarah mengatakan bahwa Soeharto merupakan guru korupsi di Indonesia. “Jadi, guru dari korupsi Indonesia sesuai Tap MPR nomor 11 Tahun 98 itu Presiden Soeharto," kata dia, 28 November 2018.

Lihat: PDIP Tanggapi Serius Rencana Gugatan Partai Berkarya

Menurut Basarah konteks munculnya pernyataan itu karena terpancing oleh pidato calon presiden Prabowo Subianto bahwa ibarat kanker, korupsi di Indonesia sudah stadium empat. Basarah berujar terpaksa mengungkit sejarah pahit Orde Baru untuk menanggapi pernyataan Prabowo. Meski menimbulkan kegaduhan, Basarah tetap meyakini bahwa penyakit korupsi di Indonesia hingga merajalela seperti sekarang ini diawali pada Orde Baru.

Ahmad Basarah menuturkan korupsi, kolusi dan nepotisme pulalah yang mendasari keluarnya TAP MPR Nomor XI Tahun 1998. "Bahkan dalam Pasal 4 TAP MPR tersebut juga terdapat perintah untuk dilakukan penegakan hukum kepada Soeharto sebagai tersangka korupsi beserta kroni-kroninya," kata Basarah.

ANDITA RAHMA | FIKRI ARIGI






5 Situasi Menjelang G30S, Pertentangan TNI dan PKI Makin Memanas

3 hari lalu

5 Situasi Menjelang G30S, Pertentangan TNI dan PKI Makin Memanas

G30S menjadi salah satu peristiwa kelam perjalanan bangsa ini. Berikut situasi-situasi menjadi penyebab peristiwa itu, termasuk dampak setelah G30S.


Penyintas Petrus Sebut Kepres Nomor 17 Tahun 2022 Sulit Diterima Nalar

3 hari lalu

Penyintas Petrus Sebut Kepres Nomor 17 Tahun 2022 Sulit Diterima Nalar

Seorang pria yang mengaku target pembunuhan misterius atau Petrus di era Soeharto mengkritik terbitnya Kepres Nomor 17 tahun 2022.


Harga Beras Naik, Zulkifli Hasan: Lebih Bagus Sekarang Dibanding Zaman Soeharto

4 hari lalu

Harga Beras Naik, Zulkifli Hasan: Lebih Bagus Sekarang Dibanding Zaman Soeharto

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengklaim kenaikan harga beras hanya sebesar 0,9 persen selama 100 hari masa kerjanya.


Hadiri Acara ICMI, Riza Patria: BJ Habibie Penyatu Pemerintah dan Umat Islam

4 hari lalu

Hadiri Acara ICMI, Riza Patria: BJ Habibie Penyatu Pemerintah dan Umat Islam

Menurut Riza Patria, BJ Habibie berhasil mengubah paradigma umat Islam dan menghilangkan kerenggangan antara pemerintah dan umat Islam


Ahmad Basarah: Perlu Terobosan Atasi Kekerasan di Dunia Pendidikan

6 hari lalu

Ahmad Basarah: Perlu Terobosan Atasi Kekerasan di Dunia Pendidikan

Ia mengusulkan penguatan dalam pelajaran budi pekerti yang dibungkus dengan konsep kekinian sesuai zaman generasi milenial.


7 Tahun Pendekar Hukum Adnan Buyung Nasution Berpulang, Kisah Mendirikan LBH dan YLBHI

6 hari lalu

7 Tahun Pendekar Hukum Adnan Buyung Nasution Berpulang, Kisah Mendirikan LBH dan YLBHI

Adnan Buyung Nasution sudah 7 tahun berpulang. Pemikiran pendiri LBH dan YLBHI, advokat sekaligus aktivis HAM ini terus bergaung hingga saat ini.


Ahmad Basarah: Tiga Alasan Ponpes Gontor Harus Tetap Ada

14 hari lalu

Ahmad Basarah: Tiga Alasan Ponpes Gontor Harus Tetap Ada

Ponpes Gontor mengajarkan keterbukaan pikiran melalui kitab-kitab yang jadi bahan ajar. Gontor juga melahirkan berbagai tokoh bangsa.


Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Sering Menjadi Titik Utama Aksi Unjuk Rasa

14 hari lalu

Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Sering Menjadi Titik Utama Aksi Unjuk Rasa

Patung Kuda Arjuna Wiwaha sering dijadikan titik Kumpul aksi unjuk rasa. Begini kisah patung kuda yang dibangun di era Soeharto.


Kilas Balik Tragedi Kerusuhan dan Penembakan di Tanjung Priok di September Tahun 1984

16 hari lalu

Kilas Balik Tragedi Kerusuhan dan Penembakan di Tanjung Priok di September Tahun 1984

Abdul Qadir Djaelani, seorang ulama sekaligus tokoh masyarakat Tanjung Priok, disebut-sebut kerap menyampaikan ceramah yang dianggap provokatif


Ratu Elizabeth II Pernah Berkunjung ke Indonesia 1974, Disambut Soeharto dan Ali Sadikin

19 hari lalu

Ratu Elizabeth II Pernah Berkunjung ke Indonesia 1974, Disambut Soeharto dan Ali Sadikin

Pada 1974, Ratu Elizabeth II pernah berkunjung ke Indonesia didampingi sang suami, Pangeran Philip.