Gubernur Jabar Dampingi Presiden Peringati Hari Disabilitas

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendampingi Presiden RI Joko Widodo pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2018, di Pelataran Mall Summarecon Kota Bekasi, Senin, 03 November 2018.

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendampingi Presiden RI Joko Widodo pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2018, di Pelataran Mall Summarecon Kota Bekasi, Senin, 03 November 2018.

    INFO JABAR - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendampingi Presiden RI Joko Widodo pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2018 di Pelataran Mall Summarecon Kota Bekasi, Senin, 3 November 2018.

    Presiden Joko Widodo mengatakan, di masa pemerintahannya, telah lahir Undang-Undang Penyandang Disabilitas Nomor 8 Tahun 2016 yang berisi tentang pemenuhan hak penyandang disabilitas. Undang-Undang ini untuk menjamin terpenuhinya hak dan kesempatan penyandang disabilitas.

    "Ada 24 hak penyandang disabilitas yang diatur dalam UU tersebut. Misalnya hak hidup, pekerjaan, pendidikan, akses fasilitas, hak bebas dari stigma, kesejahteraan sosial dan pelayanan publik," kata Jokowi pada acara yang bertema “Empowering Persons With Disabilities and Ensuring Inclusiveness and Equality”.

    Melalui Kementerian Sosial, juga akan terus dilakukan upaya percepatan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Salah satunya, dalam pemenuhan hak kesejahteraan sosial dengan Kartu Penyandang Disabilitas sebagai identitas.

    Kartu tersebut akan terintegerasikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mempermudah akses disabilitas terhadap berbagai layanan publik. Pada 2018 ditargetkan sebanyak 7.000 penyandang disabilitas mendapatkan kartu ini.

    Selain itu, akan disalurkan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada penyandang disabilitas yang terdaftar dalam Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu seperti diatur dalam Permensos Nomor 28 Tahun 2017.

    "Tahun ini sebanyak 119.311 penerima manfaat dari penyandang disabilitas sudah menerima PKH. Total bantuannya Rp 238.622.000.000," katanya.

    Untuk pemenuhan hak aksesibilitas penyandang disabilitas, juga tengah didistribusikan sebanyak 7.070 alat bantu penyandang disabilitas berupa kursi roda, hearing aid, kruk, tongkat netra, kaki palsu, tangan palsu dan lainnya, guna membantu dan memudahkan mobilitas penyandang disabilitas.

    Presiden Jokowi juga mengapresiasi pencapaian para atlet disabilitas pada penyelenggaraan Asian Para Games 2018. Mereka dinilai memiliki kemampuan yang sangat luar biasa dan dapat menjadi inspirasi bagi kita semua.

    “Alhamdulillah Indonesia memperoleh prestasi yang sangat membanggakan," kata Jokowi.

    Selain itu, Joko Widodo pun ingin merealisasikan usulan pembangunan pabrik untuk penyandang disabilitas.

    "Tapi saya tunggu-tunggu katanya mau carikan tanahnya. Saya tunggu sampai sekarang tanahnya belum ada," kata Jokowi.

    Untuk iti, Jokowi langsung meminta Menteri Sosial Agus Gumiwang untuk merealisasikan hal tersebut, agar penyandang disabilitas dapat berdaya.

    Pemberian lapangan kerja untuk penyandang disabilitas ini, lanjut Jokowi, merupakan bagian dari undang-undang terkait hak kaum disabilitas. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.