Sandiaga Ogah Bicara Pencekalan Bahar, Terduga Penghina Jokowi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Sandiaga Uno menerima dukungan dari Ikatan Batak untuk Indonesia Raya (Ibara) di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis malam, 22 November 2018. Istimewa.

    Calon wakil presiden Sandiaga Uno menerima dukungan dari Ikatan Batak untuk Indonesia Raya (Ibara) di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis malam, 22 November 2018. Istimewa.

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Calon wakil presiden Sandiaga  Uno menolak berkomentar lagi soal penceramah Muhammad Bahar alias Bahar bin Smith. "Ooh, saya tidak bisa berkomentar soal itu (pencekalan Bahar)," kata Sandiaga di sela kunjungan ke rumah cendekiawan Ahmad Syafii Maarif alias Buya di Yogya Ahad, 2 Desember 2018.

    Sandiaga masih menanggapi Bahar Smith dilaporkan ke kepolisian atas dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap kepala negara.

    Baca: Soal Pelaporan Bahar, Sandiaga: Kita Harus Jaga Ujaran

    Penceramah itu dicegah ke luar negeri karena dilaporkan dengan tuduhan melakukan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo per 1 Desember 2018. Sandiaga mengimbau semua pihak agar meneduhkan suasana di tahun politik ini. "Dalam keadaan pilpres seperti ini tentunya kita harus sama-sama berhati-hati menjaga ujaran kita dan menenangkan, menyejukkan suasana," kata Sandiaga saat itu.

    Namun setelah Bahar dicegah ke luar negeri, Sandiaga tak lagi berkomentar. Dalam pertemuan dengan Buya itu Sandi mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen menjadi masa kampanye pilpres tetap berjalan aman, damau dan sejuk. "Agar dalam tahun politik ini tak perlu ada gontok-gontokan, bersikap terlalu keras dan semuanya harus dingin."

    Baca: Diduga Hina Jokowi, Polisi Periksa Bahar bin ...

    Bahar dilaporkan ke Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya oleh sejumlah pihak. Salah satunya politikus Partai Solidaritas Indonesia Muannas Alaidid. Muannas menilai ucapan Bahar tak bisa ditoleransi lagi lantaran merendahkan kepala negara dan kepala pemerintahan, Presiden Joko Widodo. Dalam video ceramah yang beredar di media sosial, Bahar menyebut Jokowi banci. "Kalau kamu ketemu Jokowi, kamu buka celananya itu. Jangan-jangan haid Jokowi itu, kayaknya banci itu," kata Bahar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.