Menang Sayembara, Dua Pasangan Ini Menikah di tengah Reuni 212

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Margiono dan Siska, pasangan yang melakukan akad nikah di Reuni 212, di kawasan Monas, Ahad, 2 Desember 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Margiono dan Siska, pasangan yang melakukan akad nikah di Reuni 212, di kawasan Monas, Ahad, 2 Desember 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua pasang kekasih menjalankan akad nikah di tengah acara Reuni 212 yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Ahad, 2 Desember 2018. Mereka adalah Rido Suryo Nugroho-Zeti Latifah dan pasangan Margino-Siska Listriani.

    Baca: Pengamat: Reuni Akbar 212 Bisa Rugikan Prabowo - Sandiaga

    Ke dua pasangan ini melaksanakan akad nikah di acara reuni akbar 212 setelah memenangkan sayembara yang digelar oleh seorang pengusaha hotel asal Malang. Disaksikan oleh Keluarga, kedua pasangan tersebut saling mengikat janji di tengah Reuni 212.

    Rido yang berusia 25 tahun mengatakan sebenarnya berencana menikahi Zeti pada Februari 2019. Belakangan ia pun mendengar ada sayembara menikah di Reuni 212. Rido memutuskan salat istikharah untuk meminta petunjuk. "Awalnya saya ragu belakangan mantap," katanya saat temui di kawasan Monas.

    Ia mengatakan menikah di sela Reuni 212 merupakan sebuah keberkahan karena banyaknya ulama yang hadir dalam acara tersebut.

    Kebahagiaan yang sama juga diungkapkan oleh Margino. "Sangat bahagia, nikah di acara yang berkah ini," kata dia. Margiono awalnya akan menikahi Siska pada Januari tahun depan.

    Didik penggagas acara nikah ini mengatakan menikah di Reuni 212 bisa menjadi berkah bagi rumah tangga ke dua pasangan itu. "Motivasinya karena acara ini acara yang penuh berkah, semoga yang menikah rumah tanganya nanti juga berkah," ujarnya kepada Tempo.

    Simak: Lima Fakta Reuni Akbar 212: Dituding sebagai Gerakan Politik

    Didik pun telah menyiapkan hadiah paket perjalanan bulan madu untuk kedua pasangan yang menikah di acara Reuni 212 itu. "Hadiahnya paket bulan madu ke Malang dan Bali selama satu minggu," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.