Di Reuni 212, Bahar bin Smith: Lebih Baik Saya Busuk di Penjara

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Habib Bahar Bin Smith. facebook

    Habib Bahar Bin Smith. facebook

    TEMPO.CO, Jakarta - Penceramah Muhammad Bahar bin Smith membeberkan alasannya menyebut Joko Widodo atau Jokwo sebagai presiden banci. Di hadapan massa Reuni 212, Bahar bin Smith menyinggung soal aksi pada 4 November dan 2 Desember 2016.

    Baca: Habib Bahar bin Smith Dicegah ke Luar Negeri

    "Ketika aksi 411 jutaan umat islam, ribuan ulama, ribuan habait meminta keadilan dan penegakan hukum kepada penista agama yang terjadi justru para ulama, para habait, para kiai, para santri dikenakan gas air mata dan presidenya kabur dan lari saudara-saudara," kata Bahar bin Smith atau biasa disapa Habib Bahar ini, Ahad, 2 Desember 2018.

    Bahar mengatakan alasan dia menyebut Jokowi karena sang presiden seorang penghianat bangsa. Ia menyebut saat banyak rakyat yang susah, kelaparan dan kehausan, para pemimpin malah hidup dengan kekenyangan.

    Bahar pun menolak untuk meminta maaf kepada Jokowi. Walau pun sejumlah pendukung Jokowi mendesaknya untuk menyampaikan permintaan maaf.

    Bahar lebih memilih untuk mendekam di penjara dari pada meminta maaf kepada Jokowi. "Saya lebih memilih busuk dalam penjara dari pada harus minta maaf," kata dia.

    Sebelumnya, tim sukses pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin meminta agar Bahar memohon maaf kepada Jokowi apabila ingin menyelesaikan secara kekeluargaan.

    Ucapan Bahar yang dianggap menghina Jokowi. Dalam kasus ini, ada dua laporan yang ditujukan kepada Bahar Smith. Laporan tersebut ada di Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

    Laporan di Bareskrim dibuat oleh pelapor La Komaruddin dengan nomor LP/B/1551/XI/2018/Bareskrim tertanggal 28 November 2018. Sedangkan di Polda Metro Jaya, Bahar dilaporkan oleh Calon Legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid yang tercatat dengan nomor TBL/6519/XI:2018/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 28 November 2018.

    Simak: Bahar bin Smith Tanggapi Pelaporan terhadap Dirinya

    Dalam video yang dijadikan bukti oleh para pelapor, Bahar bin Smith mengatakan, "Kamu kalau ketemu Jokowi, kalau ketemu Jokowi, kamu buka celananya itu, jangan-jangan haid Jokowi itu, kayaknya banci itu."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.