Surat Edaran BIN Soal Siaga I Reuni 212 Hoaks

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Reuni Akbar 212 tahun 2018 Novel Bamukmin dalam acara Seminar Nasional bertajuk Reuni Akbar Alumni 212 di Hotel Whiz Hotel, Jakarta, Jumat, 16 November 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Juru Bicara Reuni Akbar 212 tahun 2018 Novel Bamukmin dalam acara Seminar Nasional bertajuk Reuni Akbar Alumni 212 di Hotel Whiz Hotel, Jakarta, Jumat, 16 November 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesan berantai melalui media sosial mengenai surat edaran dari Badan Intelijen Negara atau BIN menetapkan siaga I terkait dengan Reuni 212 adalah bohong alias hoaks. "Itu (surat edaran) adalah hoaks," kata juru bicara BIN Wawan H. Purwanto ketika dikonfirmasi di Jakarta, Kamis malam, 29 November 2018.

    Baca: Reuni 212, Ahmad Dhani Ubah Lirik Lagu Laskar Cinta

    Dalam surat edaran yang berstempel BIN itu berisi tentang perintah Kepala BIN Budi Gunawan agar melaksanakan siaga I untuk mengantisipasi situasi dan kondisi yang mengganggu stabilitas keamanan nasional terkait dengan kegiatan Reuni 212 pada Minggu, 2 Desember 2018.

    Sehubungan dengan itu, lanjutan dari isi surat tersebut, maka kepada seluruh pegawai BIN diberitahukan untuk melaksanakan siaga I. Dalam surat ini juga dinyatakan pejabat BIN tidak diperbolehkan meninggalkan tempat tanpa seizin pimpinan, kecuali yang bertugas khusus.

    Menurut Wawan, informasi itu tidak benar. "Ya namanya juga hoaks, tidak ada nilainya," kata ia sembari menambahkan di tahun politik banyak sekali beredar berita bohong. Wawan mengimbau kepada masyarakat untuk check and re-check setiap informasi. "Ya, harus check, recheck dan crosscheck," kata Wawan.

    Terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf menyatakan, hari bebas kendaraan bermotor (Car Free Day/CFD) tetap diberlakukan saat ada Reuni Akbar 212. Aksi ini akan berlangsung di sekitar Monas. "CFD tetap ada seperti biasa," kata Yusuf. “Kegiatan rekayasa lalin ini juga rutin karena di situ ada CFD”.

    Aksi 212 merupakan unjuk rasa sebagian umat Islam pada 2 Desember 2017. Saat itu jumlah massa cukup besar memenuhi kawasan Monas. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menghadiri acara tersebut.

    Baca: Anies Baswedan Pastikan Bakal Hadiri Reuni Akbar 212

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.