Jumat, 14 Desember 2018

Ketua MPR: Pilpres untuk Persatuan Bangsa

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam dialog Kebangsaan dan Sosialisasi Empat Pilar MPR, di Lapangan Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Lampung, Kamis, 29 November 2018.

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam dialog Kebangsaan dan Sosialisasi Empat Pilar MPR, di Lapangan Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Lampung, Kamis, 29 November 2018.

    INFO MPR - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) menegaskan bahwa momen Pilpres 2019 didesain untuk semakin merekatkan persatuan bangsa, bukan dimaksudkan untuk memecah bangsa.  Hal tersebut diungkapkan Zulhasan menjawab kegelisahan masyarakat yang mengkhawatirkan makin tajamnya situasi politik menjelang Pilpres. 

    "Masyarakat harus tenang, kuncinya camkan ini Pilpres adalah rutinitas demokrasi biasa setiap lima tahun, jadi tidak perlu jadi ajang perang," katanya kepada para tokoh masyarakat serta ratusan masyarakat Kabupaten Pringsewu, Lampung, dalam acara Dialog Kebangsaan dan Sosialisasi Empat Pilar MPR, di Lapangan Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Lampung, Kamis, 29 November 2018.

    Pilpres 2019, lanjut Zulhasan, mengandung tujuan bersama yakni memilih pemimpin nasional untuk mengemban amanah kedaulatan rakyat membawa bangsa Indonesia menuju kesejahteraan bersama.

    "Siapapun sosok pemimpin itu, ya itulah putera terbaik Indonesia yang harus didukung semua.  Pada saat memilih boleh berbeda-beda karena itulah demokrasi, tapi setelah terpilih mesti didukung semua, ingat pilihan boleh beda tapi Merah Putih kita sama. Itulah yang mesti dipahami dan dilakukan semua anak bangsa," ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Zulhasan berpesan agar masyarakat Pringsewu dan masyarakat di berbagai daerah lainnya, masing-masing menjadi pelopor, berada di garda terdepan dalam merealisasikan Pemilu yang aman dan damai pada 2019.

    "Jadilah masyarakat yang berperilaku Pancasila, yakni perilaku yang mempersatukan, bukannya memecah belah.  Implementasikan perilaku Pancasila ini di keluarga, di lingkungan rumah, di tempat kerja dimana saja.  Jika perilaku Pancasila sudah membudaya dan menjadi kebiasaan, maka kekhawatiran seputar Pilpres tidak perlu ada," ujarnya.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.