LPJ Panitia Kemah Pemuda Muhammadiyah Catut Paraf Dahnil Anzar

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Krimsus, Polda Mertojaya, Jakarta, Jumat 23 NOvember 2018. Dahnil diperiksa selama delapan Jam sebagai saksi terkait dugaan korupsi anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga yang digunakan untuk kegiatan Kemah Pemuda Islam Indonesia 2017 di Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Krimsus, Polda Mertojaya, Jakarta, Jumat 23 NOvember 2018. Dahnil diperiksa selama delapan Jam sebagai saksi terkait dugaan korupsi anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga yang digunakan untuk kegiatan Kemah Pemuda Islam Indonesia 2017 di Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Kemah Pemuda Islam Pemuda Muhammadiyah di Candi Prambanan, 16-17 Desember 2017 mengakui adanya kesalahan dalam proses pencatatan administrasi dalam laporan keuangan. “Setelah mempelajari dokumen dalam bentuk fotokopian laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang disusun panitia, kami menemukan dokumen yang patut diduga memuat kesalahan administrasi,” kata kuasa hukum Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah Trisno Rahardjo saat memberikan keterangan pers di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis, 29 November 2018.

    Kasus dana kemah belakangan ramai dan sempat menyeret Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah demisioner Dahnil Anzar Simanjuntak.

    Baca: Sesmenpora Sebut Pengembalian Duit Pemuda ...

    Dalam klarifikasi di Kantor PP Muhammadiyah itu ikut hadir panitia kegiatan kemah Pemuda Islam yakni Virgo Sulianto Gohardi, Abdul Rahman Syahputra Batubara, dan Fuji Abdul Rohman. Namun para panitia itu tidak bicara dan menyerahkan semua pernyataan kepada penasihat hukum.

    Trisno menuturkan, kesalahan pelaporan administrasi itu disebabkan semata karena ketidakpahaman panitia. Saat itu, dalam waktu 14 hari, panitia mencoba mengejar tenggat membuat laporan pertanggungjawaban yang menyalin format seperti dokumen proposal pengajuan kegiatan. Dokumen proposal kegiatan itu mencantumkan tandatangan ketua organisasi.  

    Baca: Kemenpora Pastikan Pemuda Muhammadiyah ...

    “Dokumen LPJ yang dibuat juga mencantumkan pemindaian tanda tangan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar.” Padahal, ujar Trisno, dokumen LPJ tak perlu sampai mencantumkan tandatangan Dahnil. Panitia menyatakan Dahnil tidak terlibat sama sekali dalam kasus itu.

    “Saudara Dahnil tidak tahu menahu soal pembuatan dokumen LPJ, termasuk teknis kegiatan Kemah Pemuda Islam itu.” Tanda tangan dalam laporan itu, ujar Trisno, hasil pemindaian panitia tanpa sepengetahuan Dahnil.Panitia memindai tandatangan Dahnil karena berasumsi kegiatan itu terlaksana dengan baik sehingga menganggap dokumen pelaporan dengan tanda tangan Dahnil hanya pelengkap administrasi. “Panitia memohon maaf dengan sangat kepada Dahnil Anzar Simanjuntak karena mengggunakan pindaian tanda tangan tanpa sepengetahuannya.”

    Simak: Pemuda Muhammadiyah Kukuh Telah ...

    Penasehat hukum panitia Kemah Pemuda Islam Pemuda Muhammadiyah meminta penyidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya tidak hanya berfokus pada dokumen laporan pertanggungjawaban. Namun juga melihat kesuksesan acara pelaksanaan kegiatan. “Kami mendukung kepolisian penyidikan lebih komperehensif dengan memeriksa seluruh dokumen baik yang dikeluarkan Kemenpora, maupun yang disampaikan ormas kepemudaan lain yang memperoleh dana kegiatan itu.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.