Prabowo Sebut Korupsi Indonesia Stadium 4, Ini Tanggapan Moeldoko

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Polhukam Wiranto (kanan) bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri) menjadi pembicara dalam diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Kantor Kemensetneg, Jakarta, Kamis 25 Oktober 2018. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Menko Polhukam Wiranto (kanan) bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri) menjadi pembicara dalam diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Kantor Kemensetneg, Jakarta, Kamis 25 Oktober 2018. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menanggapi pernyataan calon presiden Prabowo Subianto, yang menyebut korupsi di Indonesia sudah seperti kanker stadium empat. "Ya, kan kita bisa lihat, korupsi ada di mana sih sekarang?" kata Moeldoko di Kantor Presiden Jakarta, Kamis, 29 November 2018.

    Korupsi, ujar Moeldoko, banyak terjadi di pemerintah daerah. “Ada di pemerintahan daerah. Korupsi yang di kementerian relatif tidak ada.”

    Baca: Tanggapi Pidato Prabowo, Basarah: Soeharto ...

    Moeldoko mengatakan korupsi yang dilakukan para pejabat di daerah tidak berkaitan dengan kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ia mengaitkannya dengan otonomi daerah. “Pemegang otoritas para kepala daerah. Tidak semua diurusi (pemerintah pusat)."

    Menurut dia, jika korupsi banyak terjadi di kementerian, bisa dilihat bahwa ada yang salah dalam kepemimpinan Jokowi. "Tapi yang terjadi rata-rata di DPR, Kabupaten, Wali Kota.”

    Baca: Partai Berkarya Minta Basarah Jelaskan Soal ...

    Saat berpidato di Singapura, Prabowo mengatakan elite pemerintahan Indonesia yang sarat korupsi dan suap-menyuap. Dalam The World in 2019 Gala Dinner di Hotel Grand Hyatt, Prabowo mengatakan korupsi di Indonesia sudah seperti kanker stadium empat. “Isu utama di Indonesia sekarang adalah maraknya korupsi,” ujar Prabowo saat menjadi pembicara dalam forum internasional itu Selasa malam, 27 November 2018, dalam rilis yang dikirim oleh tim medianya.

    Pidatonya, kata Prabowo, didasarkan pada data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pejabat yang korupsi tak cuma di kalangan elite politik, tapi juga menteri hingga hakim. Prabowo menjelaskan kondisi itu mengakibatkan jurang kesenjangan sosial akar rumput dan pejabat yang sarat rasuah semakin lebar. Karena itu, Prabowo menyebut angka kemiskinan rakyat Indonesia meningkat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.