Jokowi Minta ASN Tak Terjebak Ego Sektoral

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menghadiri upacara hari ulang tahun Korpri ke-46, di Silang Monas, Jakarta, Rabu, 29 November 2017. TEMPO/Amirullah Suhada

    Presiden Joko Widodo menghadiri upacara hari ulang tahun Korpri ke-46, di Silang Monas, Jakarta, Rabu, 29 November 2017. TEMPO/Amirullah Suhada

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta Aparatur Sipil Negara untuk tidak terjebak ego. Setiap ASN, kata Jokowi, harus berkolaborasi melayani masyarakat.

    "ASN di semua sektor saya minta untuk tidak terjebak dengan ego sektoral, ego organisasi, ego programnya masing-masing. Semua masalah di masyarakat sifatnya lintas sektoral dan lintas daerah," kata Jokowi saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Korps Pegawai Negeri RI (Korpri) di Istora Senayan, Kamis, 29 November 2018.

    Baca: Jokowi Instruksikan Bangun Rumah ASN, Sri Mulyani: Kami Pelajari

    Jokowi juga berharap para ASN mengembangkan diri mereka menyesuaikan perubahan dunia. Terutama, perubahan terkait dengan teknologi setelah dunia memasuki revolusi industri 4.0.

    Menurut Jokowi, revolusi industri semakin mempermudah kerja ASN untuk melayani masyarakat. Namun di sisi lain teknologi mendorong tuntutan kecepatan pelayanan ASN. "Mau tidak mau ASN harus melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh meningkatkan kualitas kerja dan akuntabilitas," ujarnya.

    Jokowi tak hanya mengingatkan soal kolaborasi dan pemanfaatan teknologi. Dia berpesan agar proses kerja ASN disederhanakan untuk meningkatkan pelayanan.

    Baca: Jokowi Janjikan Gaji PNS Rata-rata Naik 5 Persen Tahun Depan

    Di akhir pidatonya, Jokowi juga meminta ASN memperkuat diri menjadi agen perubahan untuk menguatkan sumber daya manusia (SDM). ASN yang menyebar di seluruh pelosok nusantara diyakini mampu membantu transformasi SDM besar-besaran.

    Sebab, pemerintahan Jokowi di tahun terakhirnya akan menggeser unggulan program dari infrastruktur ke program SDM. "Kualitas SDM di pemerintahan dan swasta, di semua sektor, di usia dini dan remaja harus ditingkatkan secara signifikan," kata Jokowi. Harapannya, SDM Indonesia mampu merespons perubahan dunia yang bergerak cepat.

    Baca: Jokowi Ingin Program Pensiun ASN Diubah, Ini Respons Sri Mulyani


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.