OTT PN Jaksel, KPK Tangkap Hakim dan Advokat

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Dok.TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ilustrasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Dok.TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menangkap sejumlah hakim, panitera dan advokat dalam operasi tangkap tangan atau OTT di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu dini hari.

    "Dalam OTT, KPK menangkap enam orang yang terdiri dari hakim, pegawai PN Jaksel dan advokat," kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikomfirmasi, Rabu, 28 November 2018.

    Baca: OTT KPK di PN Jakarta Selatan, Enam Orang Ditangkap

    Febri mengatakan enam orang tersebut sudah digiring ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan awalan.

    Menurut Febri, OTT tersebut berkaitan dengan transaksi dalam penanganan perkara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Penyidik KPK menyita sejumlah uang dalam pecahan dolar Singapura.

    Baca: Agus Rahardjo: Kalau Tenaga Kami Cukup, KPK Bisa OTT Setiap Hari

    Namun Febri enggan merinci lebih detail sebelum pemeriksaan awalan selesai. "Sejumlah uang dalam bentuk dolar Singapura yang turut disita sebagai barang bukti," ujarnya.

    Ketua KPK Agus Rahardjo sebelumnya membenarkan soal OTT KPK di PN Jakarta Selatan. Menurut dia, KPK punya waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status pihak yang ditangkap.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.