Ridwan Kamil Lantik Karna Sobahi Jadi Bupati Majalengka

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Karna Sobahi sebagai Bupati Majaleng, menggantikan Strisno yang mundur, di  Gedung Sate, Bandung, Senin,  26 November 2018.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Karna Sobahi sebagai Bupati Majaleng, menggantikan Strisno yang mundur, di Gedung Sate, Bandung, Senin, 26 November 2018.

    INFO JABAR-- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melantik Karna Sobahi sebagai Bupati Majalengka menggantikan Sutrisno yang mundur. Pelantikan dilaksanakan di  Gedung Sate, Jalan Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Senin, 26 November 2018.

    Sementara Karna selaku pemenang Pilkada Majalengka 2018, akan dilantik sebagai Bupati Majalengka periode 2018-2023 pada pertengahan Desember 2018.

    “ Sedang diupayakan (pelantikan Bupati Majalengka 2018-2023) pertengahan Desember (2018). Mudah-mudahan lancar,” kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

    Sebelumnya Sutrisno yang mengundurkan diri sebagai Bupati Majalengka karena mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI. Pengangkatan Karna, yang merupakan Wakil Bupati Majalengka, sebagai pengganti Sutrisno sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.32/9190/Otda tanggal 18 November 2018. Ia akan memimpin Majalengka sampai 12 Desember 2018.

    “Walaupun dengan masa jabatan yang singkat, saya berharap pengangkatan ini semakin memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan pemerintahan di Kabupaten Majalengka,” kata Kang Emil.

    Emil juga meminta agar Karna  menjalin komunikasi dan kemitraan dengan seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Majalengka.“Bangunlah konsolidasi internal pemerintahan agar soliditas dan kondusifitas ASN, serta tugas-tugas pemerintahan daerah dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

    Menurut Kang Emil, Majalengka dan sekitarnya ke depan akan menjadi pusat pertumbuhan tercepat di Jawa Barat. Untuk itu, kawasan ini harus tertata dengan baik.

    “Saya ingin mengawal agar segitiga Cirebon, Patimban, dan bandara dimana Majalengka dominan itu harus dari awal tertata, jangan tata ruangnya asal-asalan,” kata gubernur.

    Karna Sobahi mengungkapkan, dirinya berkomitmen membawa kemajuan Majalengka melalui inovasi dan kolaborasi. Khusus mengenai Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Karna  bertekad akan menghadirkan investor untuk mempercepat pengembangan bandara tersebut.

    “Kami mencoba mempola apa yang dijalankan oleh Pak Gubernur, dengan melakukan pendekatan kolaborasi dan inovasi. Nah, inovasi-inovasi ini akan kita arahkan pada pelayanan publik,” ujar Karna.

    Inovasi tersebut seperti pelayanan pembuatan KTP. Karna mengatakan pihaknya akan menjemput bola, pelayanan KTP gratis melalui tiga mobil yang setiap hari datang ke setiap kecamatan.

    Karna juga berjanji bakal membenahi sektor pariwisata. “Wisata Majalengka sangat luar biasa. Hanya kesulitan kami sudah sampaikan bagaimana infrastruktur menuju destinasi wisata itu harus kami bangun tahun ini,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.