KPK: 24 Orang Jadi Tersangka Karena Mengaku Sebagai Pegawai KPK

Pekerja membersihkan gedung KPK di Jakarta, Rabu 21 November 2018. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan 24 orang telah ditetapkan menjadi tersangka dalam perkara KPK gadungan selama 2018. Mereka diduga mengaku sebagai pegawai KPK untuk memeras uang korban.

Baca: Pegawai Gadungan KPK Menipu Warga? Adukan ke Alamat Berikut

"Pada 2018 setidaknya telah diproses 11 perkara pidana oleh Polri terkait hal tersebut dengan 24 orang sebagai tersangka," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah Senin, 26 November 2018.

Febri mengatakan pelaku mengaku sebagai anggota KPK dan bisa mengurus kasus yang sedang berjalan di lembaga antikorupsi itu dengan meminta imbalan sejumlah uang. Beberapa diantaranya, kata dia, merupakan anggota lembaga swadaya masyarakat dengan nama mirip KPK atau Tipikor. "Salah satu pelaku ada yang mendatangi kantor partai di Madiun dan meminta uang," kata dia.

Febri menjelaskan pelaku menggunakan modus menanyakan identitas korban secara lengkap. Pelaku kemudian memperingatkan korban karena telah menyalahgunakan pembukaan rekening di sejumlah bank. "Menurut pelapor, KPK gadungan tersebut mengaku atas nama Ika Putri Lestari dan Muhammad Bambang Saputra," kata dia.

Febri mengatakan KPK gadungan itu kemudian menyampaikan bahwa ada uang masuk ke rekening korban yang diduga terkait dengan pencucian uang. KPK gadungan menawarkan bantuan untuk melaporkan ke Polda Metro Jaya.

Menurut Febri korban kadang percaya, sebab pelaku menggunakan nomor telepon yang mirip dengan KPK. Dia mengatakan dalam rentang waktu 19-22 November 2018 saja, Direktorat Pengaduan Masyarakat KPK telah menerima pengaduan dari 22 orang yang mengaku dimintai uang pegawai KPK gadungan.

Baca juga: Alasan KPK Undang 16 Ketua Umum Partai ke Konferensi Antikorupsi

Febri mengimbau kepada pihak yang mengalami pemerasan oleh KPK gadungan segera melaporkan kepada lembaganya. Dia mengatakan masyarakat dapat datang langsung ke gedung KPK di Jalan Kuningan Persada Kav. 4
Jakarta Selatan 12950.

Masyarakat juga dapat menghubungi KPK melalui layanan berikut:

Telp: (021) 2557 8300 dan (021) 2557 8389
SMS: 0855 8 575 575, 0811 959 575
Faks: (021) 5289 2456
E-mail: pengaduan@kpk.go.id.

Simak berita seputar KPK di Tempo.co






KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

32 menit lalu

KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

KPK menduga ada anggota DPR periode 2009-2014 dan pihak lainnya yang menerima suap Rp 100 miliar.


KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

1 jam lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

3 jam lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

3 jam lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.


KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

18 jam lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

1 hari lalu

Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

KPK memeriksa seorang pramugari RDG Airlines Tamara Anggraeny di kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin, 3 Oktober 2022


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

1 hari lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

1 hari lalu

Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

Tokoh Adat minta MRP dan DPR Papua melakukan pendekatan dengan tetua adat dari gunung agar pemeriksaan Lukas Enembe bisa segera dilakukan oleh KPK.


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

1 hari lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.