Strategi Jokowi Genjot Elektabilitas: Kampanye Door to Door

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, berjalan bersama Gubernur Sumsel Herman Deru beserta istri Febrita Lustia saat menghadiri penganugerahan gelar kehormatan adat Komering Provinsi Sumsel di halaman Griya Agung Palembang, Ahad, 25 November 2018. Selain Jokowi, Iriana pun turut diberi gelar kehormatan yaitu Ratu Balak Mangkunegara. ANTARA

    Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, berjalan bersama Gubernur Sumsel Herman Deru beserta istri Febrita Lustia saat menghadiri penganugerahan gelar kehormatan adat Komering Provinsi Sumsel di halaman Griya Agung Palembang, Ahad, 25 November 2018. Selain Jokowi, Iriana pun turut diberi gelar kehormatan yaitu Ratu Balak Mangkunegara. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Presiden Republik Indonesia nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi mengatakan elektabilitas dia dan Ma'ruf Amin di Sumatera Selatan masih rendah. “Dari hasil survey, elektabilitas kita saat ini hanya 37 persen, masih kecil sekali,” kata Jokowi di hadapan relawan yang merupakan Tim Kampanye Daerah Sumatera Selatan di The Sultan Convensional, Ahad 25 November 2018.

    Simak: Situasi Politik Panas, Jokowi: Ini karena Banyak Kompor

    Di depan ribuan kader dari partai pengusung capres nomor urut 01 itu, Jokowi meminta tim lebih giat bersosialisasi ke masyarakat supaya bisa mengerek elektabilitas. “Tapi tak apa, kita petakan bagian daerah mana menang, daerah mana kalah. Itu biasa saja ada daerah menang dan kalah,” kata Jokowi.

    Jokowi menuturkan dengan mengetahui kelemahan itu tim pemenangan daerah dan relawan harus semakin semangat mendatangi warga dari pintu ke pintu. “Harus datang door to door, sosialisasikan prestasi kita, pokoknya akhir desember kita evaluasi lagi apakah ada peningkatan,” ujar Jokowi.

    Ketua Tim Pemenangan Daerah (KTD) Sumatera Selatan, Syarial Oesman berjanji akan menaikkan elektabilitas pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin dengan gencar berkampanye. Dia juga akan melantik tim kempanye daerah setiap kabupaten dan kota.

    Mantan Gubernur Sumatera Selatan ini juga yakin, kerjasama tokoh Sumatera Selatan dari Gubernur Sumatera Salatan saat ini, Herman Deru dan mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin akan membawa dampak positif ke pasangan nomor urut 01 itu.

    “Kita yakin naik, apalagi sahabat Alex Noerdin dan Herman Deru menjadi satu tim,” kata Syarial yang langsung diberi tepuk tangan pendukung Jokowi.

    Baca: Jokowi Terima Gelar Raja Balak Mangkunegara dari Suku Komering

    Dari surat keputusan bernomor 021-A/KTPS/KTN-JKW-MA/XI/2018, Tim Pemenangan Jokowi di Daerah Sumatera Selatan diketuai Syahrial Oeman dari Partai NasDem, sedangkan Ketua DPD Golkar Sumsel, Alex Noerdin menjadi dewan penasehat, untuk Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menjadi anggota dewan pengarah, sedangkan sekretaris diamanahkan ke Ketua DPC PDI Perjuangan Giri Ramanda Kiemas dan Bendahara dipegang ketua DPW PSI Sumsel, Alvin Kenedy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.