Payakumbuh Raih Penghargaan dengan Kinerja Terbaik Pelaksana DAK Bidang Perumahan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Payakumbuh diwakili Kadis Perumahan dan Kawasan Permukimam Kota Payakumbuh, Marta Minanda saat menerima penghargaan Pemda dengan Kinerja Terbaik Pengelola DAK Bidang Perumahan Tahun 2018.

    Wali Kota Payakumbuh diwakili Kadis Perumahan dan Kawasan Permukimam Kota Payakumbuh, Marta Minanda saat menerima penghargaan Pemda dengan Kinerja Terbaik Pengelola DAK Bidang Perumahan Tahun 2018.

    INFO NASIONAL - Sebuah prestasi membanggakan kembali ditorehkan Payakumbuh. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (KemenPUPR RI) menetapkan Kota Payakumbuh sebagai Pemerintah Daerah dengan Kinerja Terbaik Pelaksana Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Perumahan Tahun 2018. Payakumbuh menjadi satu-satunya Pemda di Provinsi Sumatera Barat yang memperoleh penghargaan itu. 

    Penghargaan diserahkan pada acara Sosialisasi dan Mekanisme Penyelenggaraan dan Konsultasi Program Penyusunan Rencana Kerja (RK) DAK Infrastruktur PUPR tahun 2019 Wilayah Barat di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Rabu, 14 November 2018, oleh Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Hubungan Antar Lembaga Lutfiel Anam Ahmad kepada Walikota Payakumbuh yang diwakili oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Marta Minanda. Turut hadir saat itu Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan Direktorat Jendral Bina Keuangan Daerah Kemendagri M. Hardian M.

    Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi dihubungi terkait dengan penghargaan tersebut mengaku bersyukur sekaligus berterimakasih atas prestasi yang diraih. Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari kerja keras jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta dukungan swadaya yang tinggi dari masyarakat.  

    "Alhamdulillah, prestasi ini diraih berkat usaha maksimal yang dilakukan jajaran kita di lapangan. Kebijakan khusus kami terapkan pada program pembangunan perumahan terutama program rehab rumah tidak layak huni, di mana kami meminta tidak boleh dana satu perak pun hilang atau dipotong, semuanya harus lakek (terpakai buat bangunan)," ujar Riza. 

    Dikatakan, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Payakumbuh sendiri baru didirikan awal 2017. Dalam waktu yang relatif singkat tersebut, cukup banyak kegiatan peningkatan kualitas rumah tak layak huni (RTLH) yang telah dilaksanakan.  

    "Jika ditarik empat atau lima tahun ke belakang, sudah ribuan RTLH yang kita rehab menjadi rumah layak huni. Adapun dalam dua tahun terakhir sejak dinas ini lahir, tercatat sebanyak 660 unit RTLH berhasil ditingkatkan kualitasnya," tutur Riza.

    Dijelaskan, pelaksanaan program rehab rumah selama ini tidak ada yang gagal atau tidak jadi. Bahkan hasil yang didapat melebihi ekspektasi dari rehab tersebut. Hal itu disebabkan tingginya nilai swadaya yang ada di masyarakat.

    "Alhamdulillah, dari data yang kita miliki, tidak ada program rehab rumah ini yang gagal. Semua selesai sesuai rencana, dan bahkan banyak hasil rehabnya yang nilainya jauh melebihi dana yang kita sediakan. Hal itu karena warga yang menerima bantuan menyiapkan dana tambahan yang bersifat swadaya, baik pribadi ataupun bantuan warga setempat untuk mendapatkan hasil rehab yang lebih baik," kata Riza. 

    Dikatakan Riza, meski sudah mendapat penghargaan dari pemerintah pusat, pihaknya mengakui masih memiliki banyak PR terkait pekerjaan di bidang perumahan ini. Riza mencontohkan kebijakan terkait penataan kawasan kumuh. 

    "Kami sebetulnya pengen menata kawasan kumuh itu melalui pembangunan rumah bertingkat seperti konsep rumah susun, cuma paling tinggi empat lantai saja yang dilengkapi fasilitas umum pada kawasan tersebut. Cuma sayangnya, masyarakat kita belum terbiasa dengan konsep itu, sehingga upaya penataan kearah sana belum bisa dilaksanakan," ujar Riza. 

    Terkait sumber pendanaan untuk program tersebut, Riza mengaku optimis bisa mendapatkannya. Menurutnya, dengan keberhasilan memperoleh penghargaan itu, maka pemerintah pusat tidak akan segan-segan mencairkan dana DAK tambahan bagi Kota Payakumbuh. 

    "Pemerintah pusat sangat mengapresiasi kinerja kita di bidang perumahan. Hal itu tentu memberi kemudahan bagi kita dalam mengakses dana untuk program penataan kawasan kumuh ini," ucap Riza Falepi. 

    Sementara, Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Payakumbuh, Marta Minanda menyampaikan, bahwa selain Kota Payakumbuh, ada beberapa daerah lain yang turut menerima penghargaan dari Menteri PUPR untuk kategori yang berbeda pada momentum tersebut. Di antaranya, Pemda dengan Kinerja Terbaik Pelaksana DAK Bidang Jalan diraih Kabupaten Bireun Provinsi Aceh, DAK Bidang Irigasi diraih Provinsi Lampung, DAK Bidang Sanitasi diraih Kabupaten Tulang  Bawang, Provinsi Lampung dan DAK Bidang Air Bersih diraih Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. 

    "Penilaian didasarkan pada hasil atau out put yang diperoleh, inovasi pelaksanaan oleh OPD pelaksana, kemampuan menggerakkan partisipasi masyarakat, dan kepedulian pemerintah daerah serta akuntabilitas pelaksanaan," kata Marta. (*) 

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.