Soal Poster Jokowi Raja, PDIP Usut Pembuat dan Penyebarnya

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Komisi II DPR, Budiman Sudjatmiko. Tempo/Tony Hartawan

    Anggota Komisi II DPR, Budiman Sudjatmiko. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Influencer Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf Amin, Budiman Sudjatmiko mengatakan beredarnya poster Jokowi berpakaian raja beredar di Jawa Tengah beberapa lalu sebagai tindakan interdisipliner dalam upaya kampanye pemilihan presiden.

    Baca: Erick Thohir: Saya Orang Pertama yang Mundur Kalau Jokowi Raja

    "Siapa pun yang melakukannya, itu bukan cara PDIP Perjuangan berkampanye," ujar politikus PDIP saat ditemui di sela reuni 30 tahun Rode Rumah Perjuangan di Yogyakarta, Minggu, 18 November 2018.

    Menurut Budiman, pada masa kampanye seperti saat ini, selalu ada pihak yang bersikap interdisipliner dan tak bisa dibenarkan. "Kami tidak pernah menempatkan Pak Jokowi di atas rakyat, beliau bagian dari rakyat. Jadi, menempatkan Pak Jokowi di atas rakyat itu justru gerakan untuk melemahkan kekuatan utama Pak Jokowi," ujarnya.

    Ia memastikan aksi itu sebagai bentuk pelanggaran serius, meski berdasarkan informasi orang yang memasang poster itu adalah relawan Jokowi. "Saya pun sudah ikut ditegur oleh PDI Perjuangan Jawa Tengah," kata Budiman.

    Baca: Foto Jokowi Berbaju Raja di Jateng, Ini Langkah Antisipasi PDIP

    Budiman belum mengetahui persis apakah pembuat dan pemasang poster Jokowi Raja itu adalah kader PDIP karena jumlah kader partainya jutaan orang. "Kadang memang ada ekspresi yang tak terkontrol dari kader itu, tapi menggambarkan Jokowi sebagai raja itu jelas bukan cara yang baik," ujarnya.

    Budiman meyakini adanya poster Jokowi Raja di Jawa Tengah tak akan berpengaruh besar terhadap elektoral Jokowi, terlebih Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah yang menjadi basis suara PDIP.

    Ia menambahkan, adanya poster tersebut lebih terkait dengan nilai-nilai yang diusung PDIP dan Jokowi itu sendiri, seperti soal nilai-nilai hidup, bagaimana menjadi bagian dari rakyat untuk melakukan perjuangan. “Jadi poster Jokowi memakai mahkota itu seperti menusukkan pedang ke punggung Jokowi,” ujarnya.

    Baca: PDIP Soal Poster Raja Jokowi di Jateng: Kampanye Hitam Gaya Baru

    Budiman juga meyakini Jokowi bakal tersinggung ditempatkan seperti itu. Partai PDIP dan koalisi pendukung Jokowi-Maruf pun tak pernah mengeluarkan instruksi soal poster seperti itu.

    Meski berasal dari Jawa Tengah, Budiman mengaku tak pernah mendengar adanya kelompok Kaukus Anak Muda Indonesia (KAMI) yang kabarnya membuat dan menyebar poster itu. “Kami tak pernah kenal kelompok Kaukus ini,” ujarnya.

    Terkait tindakan apa yang akan dilakukan partainya, Budiman mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil penelusuran internal. Jika memang kelompok itu adalah kader partai maka akan dapat tindakan tegas dari partai. Sedangkan, jika nanti diketahui pelakunya adalah relawan Jokowi, penanganannya dilakukan Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.