Gubernur Emil Libatkan Perguruan Tinggi untuk Bangun Jabar

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla di Kampus Unisba, Bandung, Sabtu , 17 November 2018.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla di Kampus Unisba, Bandung, Sabtu , 17 November 2018.

    INFO JABAR - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, pihaknya saat ini sedang melakukan transformasi birokrasi dari birokrasi tipe satu ke birokrasi tipe dua dan tiga.

    Birokrasi tipe satu atau birokrasi aturan, akan diubah menjadi birokrasi tipe dua atau birokrasi kinerja dan birokrasi tipe tiga yaitu birokrasi dinamis.

    Hal itu diungkapkan Emil, sapaan Ridwan Kamil,  dalam sambutannya saat mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla berkunjung ke Kampus Universitas lslam Bandung (Unisba), Bandung, Sabtu, 17  November 2018.

    Gubernur Emil menuturkan, dalam lima tahun ke depan, Pemprov Jabar akan mengedepankan kerja sama dengan lembaga atau institusi lain yang mendukung kemajuan Jabar.

    "Kami akan menitipkan tujuan-tujuan pembangunan tidak hanya harus bisa dibereskan melalui birokrasi, tapi bisa kita titipkan kepada mereka-mereka (institusi-institusi) yang mencintai Jawa Barat," ujarnya.

    Mantan Walikota Bandung itu juga akan melibatkan akademisi. "Dari 700 program selama lima tahun, saya akan menitipkan satu atau dua urusan pembangunan Jawa Barat kepada kampus (Unisba) yang saya cintai ," tuturnya.

    Sementara itu, dalam orasi ilmiah terkait milad ke-60 Unisba, Jusuf Kalla menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam Revolusi Industri 4.0. Wapres menilai, bila tidak meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologinya, bangsa Indonesia akan tertinggal oleh bangsa lain.

    "Universitas harus menjadi pelopor dalam kemajuan industri dan ilmu pengetahuan," ujar Kalla. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.