LPOI Imbau Tak Ada Bendera Tauhid di Kampanye Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diskusi Ormas Islam Se-Indonesia oleh Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) di kantor LPOI, Kramat, Jakarta Pusat pada Sabtu, 17 November 2018. TEMPO/Andita Rahma

    Diskusi Ormas Islam Se-Indonesia oleh Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) di kantor LPOI, Kramat, Jakarta Pusat pada Sabtu, 17 November 2018. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) mengimbau kepada para peserta pemilihan umum untuk tidak menggunakan bendera tauhid atau menjadikan agama sebagai jualan politik selama kampanye Pemilu 2019.

    Baca: Aksi 211 Tuntut Pemerintah Akui Bendera Tauhid Bukan Milik Ormas

    Sekretaris Jenderal LPOI Lutfi A. Tamimi menuturkan, penggunaan bendera tauhid dalam kampanye akan menimbulkan potensi yang bisa memicu gesekan antar pendukung peserta pemilu.

    "Nantinya jadi perang di lapangan gara-gara bendera tauhid. Tidak boleh bawa-bawa agama. Biar pakai bendera Demokrat, Golkar, semua terserah tapi jangan pakai bendera tauhid," ujar Lutfi di kantor LPOI, Jalan Kramat, Jakarta Pusat pada Sabtu, 17 November 2018.

    Baca: Masyarakat Diminta Proaktif Rekam E-KTP sebelum Pemilu

    Sebab, menurut Lutfi, tidak ada yang menggunakan bendera tauhid untuk berkampanye di negara manapun di seluruh dunia. Ia pun menganjurkan kepada pemerintah, khususnya Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Polri agar bertindak tegas dalam penggunaan atribut bendera tauhid selama masa kampanye.

    Hal itu, kata Lutfi, untuk menghindari terulangnya peristiwa pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat, yang terjadi beberapa waktu. Ia memperbolehkan membawa bendera, asal bukan berlambang tauhid.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.