Jokowi Tengok Perkembangan Pembangunan Jalan Trans Papua

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menjajal jalan Trans Papua dengan naik motor trail di ruas  Wamena-Mamugu 1, Papua, 10 Mei 2017. Biro Pers Istana Presiden.

    Presiden Jokowi menjajal jalan Trans Papua dengan naik motor trail di ruas Wamena-Mamugu 1, Papua, 10 Mei 2017. Biro Pers Istana Presiden.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau pengerjaan jalan Trans Papua ruas Merauke-Sota kilometer 23 di Kabupaten Merauke di tengah kunjungan kerjanya ke Provinsi Papua, kemarin. Mengutip siaran pers Sekretariat Kepresidenan, Jokowi memutuskan melihat langsung lantaran data yang ia terima menunjukkan banyaknya jalan yang berlumpur.

    Baca juga: Jokowi Resmikan Kapsul Waktu di Papua

    "Dari data yang saya terima dari Merauke ke Boven Digoel itu jalannya berlumpur masih banyak sekali," kata Presiden di lokasi, Jumat, 17 November 2018.

    Secara keseluruhan ruas Merauke-Boven Digoel berjarak 422 kilometer. Adapun ruas Merauke-Sota memiliki panjang 78 kilometer dengan hanya 3 kilometer sisa penyelesaian.

    "Tanah di sini memang khas, tanahnya perlu pengerjaan khusus. Kita harapkan akhir bulan ini selesai," tuturnya.

    Sementara untuk ruas Sota-Boven Digoel sepanjang 21 kilometer ditargetkan untuk dapat selesai pada akhir tahun 2018 ini.

    Ruas Merauke-Boven Digoel sepanjang 422 kilometer tersebut kini dapat ditempuh dalam waktu delapan jam perjalanan. Sebelumnya, untuk menempuh jarak yang sama diperlukan waktu hingga berminggu-minggu.

    Baca juga: Saat Jokowi dan Iriana Gendong Anak Papua di Monumen Kapsul Waktu

    Pemerintah berharap dengan adanya jalan Trans Papua tersebut mampu memangkas waktu tempuh distribusi barang, kebutuhan logistik, dan masyarakat. "Kami harapkan dengan selesainya jalan-jalan Trans Papua ini mobilitas barang, mobilitas orang, pengiriman logistik bisa lebih cepat lagi dan akhirnya menurunkan biaya-biaya logistik transportasi. Saya kira arahnya ke sana," ujar Jokowi.

    Meski menargetkan cepat selesai, Jokowi meminta kualitas tetap menjadi prioritas utama. Hal itu untuk menekan biaya pemeliharaan jalan yang tidak murah.

    "Selalu saya tekankan soal kualitas yang baik sehingga bisa dipakai lama. Biaya pemeliharaan jalan-jalan di tengah hutan kan juga mahal. Jadi kalau kualitasnya baik, sekian tahun bisa kita pakai terus," ucapnya.

    Sementara itu, saat meninjau kilometer 84 ruas jalan Merauke – Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Jokowi menuturkan bahwa ruas jalan tersebut semula merupakan jalan berlumpur. Para pengemudi sering terpaksa menginap di jalan. “Sekarang jalannya sudah selesai tapi ini juga baru saja selesai, baru saja. Markanya juga belum ada juga,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?