Curhat Johannes Kotjo yang Gusar Tanggapi Kesaksian Setya Novanto

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terpidana mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto, tersenyum setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Setya Novanto kembali diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Johannes Budisutrisno Kotjo terkait dengan kasus suap kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. TEMPO/Imam Sukamto

    Terpidana mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto, tersenyum setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Setya Novanto kembali diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Johannes Budisutrisno Kotjo terkait dengan kasus suap kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Hakim perkara korupsi PLTU Riau-1 Lucas Prakoso menangkap kegusaran terdakwa Johannes Budisutrisno Kotjo saat memberi tanggapan atas kesaksian Setya Novanto dalam sidang pada 1 November lalu.

    Baca juga: Jaksa Putar Rekaman Setya Novanto dan Anaknya di Sidang PLTU Riau

    Hal itu pun ditanyakan Hakim Lucas dalam sidang yang berlangsung hari ini. Lucas penasaran dengan hal yang dipikirkan Kotjo saat memberi tanggapan tersebut.

    “Saya sempat melihat gestur dan wajah saudara saat itu, no comment dengan nada gusar, saya mau tahu sebenarnya apa yang ada di dalam hati Anda saat itu,” kata Lucas dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis, 15 November 2018.

    Setya Novanto saat itu bersaksi bersama koleganya di Partai Golkar, Idrus Marham. Dalam sidang itu, jaksa KPK mencecar peran Setya dalam perkara korupsi PLTU Riau-1.

    Dalam dakwaan, Setya Novanto disebut berperan mengenalkan Kotjo dengan Wakil Ketua Komisi Energi DPR Eni Maulani Saragih. Setya juga disebut akan mendapatkan jatah USD 6 juta bila proyek PLTU Riau-1 berjalan. Setya mengaku mengenalkan Kotjo ke Eni Saragih. Namun dia membantah terlibat dalam proyek itu dan menerima fee dari proyek itu.

    Menjelang akhir sidang saat itu, hakim memberikan kesempatan kepada Kotjo menanggapi pernyataan Setya Novanto. Kotjo menanggapi singkat. “No comment,” kata dia saat itu.

    Lucas mendeteksi ada gestur dan raut wajah khawatir dalam tanggapan Kotjo. “Ini pertanyaan paling bagus, Yang Mulia,” kata Kotjo menanggapi.

    Kotjo menjelaskan gusar karena tahu Setya Novanto orangnya pelupa. Untuk nama orang, tempat dan waktu, kata Kotjo, mantan Ketua Umum Golkar itu sering tidak ingat. “Jadi kalau rapat sama dia harus diingatkan,” kata Kotjo.

    Baca juga: Setya Novanto Bantah Terlibat Proyek PLTU Riau-1

    Selain itu, Kotjo juga mengaku terkejut dengan jawaban yang diberikan Setya dalam sidang. Menurut dia, Setya lebih banyak menjawab tidak tahu dan tidak kenal. Saat tak mau mengomentari ucapan Setya, Kotjo tahu kalau Setya tidak suka dengan tanggapannya.

    Kotjo berfirasat Setya Novanto sebenarnya ingin dirinya membenarkan semua pernyataannya. “Tapi, mana saya tahu yang benar atau enggak. Jawabannya itu-itu semua,” kata Kotjo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?