Bupati Indramayu Mundur, Tjahjo Kumolo: Clear untuk Urus Keluarga

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Indramayu, Anna Sophanah berjalan usai menjalani pemeriksaan selama delapan jam oleh penyidik di Gedung KPK, Jakarta, 20 September 2016. Anna diduga menerima gratifikasi satu unit mobil dari terdakwa kasus pencucian uang dari terdakwa Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rohadi, sebagai imbalan atas berdirinya Rumah Sakit Umum (RSU) Reysa Permata milik Rohadi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Bupati Indramayu, Anna Sophanah berjalan usai menjalani pemeriksaan selama delapan jam oleh penyidik di Gedung KPK, Jakarta, 20 September 2016. Anna diduga menerima gratifikasi satu unit mobil dari terdakwa kasus pencucian uang dari terdakwa Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rohadi, sebagai imbalan atas berdirinya Rumah Sakit Umum (RSU) Reysa Permata milik Rohadi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan tak ada kejanggalan terkait mundurnya Bupati Indramayu Anna Shopanah beberapa waktu lalu. Menurut dia, Anna mundur hanya karena ingin fokus mengurus keluarganya.

    Baca juga: Bupati Indramayu Mengundurkan Diri

    "Jadi ini clear, jangan sampai ada informasi keliru terkait pengunduran diri Bupati Indramayu," ujar Tjahjo dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Selasa, 13 November 2018.

    Tjahjo Kumolo hari ini menerima kunjungan Bupati Indramayu Anna Shopanah di Kantor Pusat Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta. Kedatangan Anna ini bermaksud menyampaikan alasan pengunduran dirinya yang sempat mengundang pertanyaan publik.

    Tjahjo membantah ada masalah hukum di balik mundurnya Anna. Dia mengatakan alasan pengunduran diri kader Partai Golkar ini merupakan hal yang wajar dan dapat dimaklumi. "Tidak ada tekanan dari partai pengusung, tidak ada masalah hukum, dan tidak ada problem di daerah," katanya.

    Tjahjo mengatakan kekosongan jabatan Anna akan digantikan oleh Wakil Bupati Indramayu Supendi untuk melanjutkan janji-janji kampanyenya. Saat ini, ucap Tjahjo, pergantian jabatan Anna ke Supendi tengah dalam proses. "Untuk saat ini belum ada surat dari Gubernur Jawa Barat. Prinsipnya, DPRD Indramayu sudah menyampaikan kepada gubernur, mekanismenya setelah itu gubernur menyampaikan kepada Mendagri," ucapnya.

    Baca juga: Divonis MA 4 Tahun, Suami Bupati Indramayu Ajukan PK  

    Meski sudah memberikan surat pengunduran diri, Tjahjo mengatakan Anna tetap harus bertugas sebagai Bupati Indramayu hingga surat pemberhentian terbit. Hal ini, kata dia, bertujuan agar tak ada kekosongan jabatan di Indramayu. "Intinya harus dipastikan penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Indramayu tetap berjalan normal," tuturnya.

    Sebelumnya, Bupati Indramayu Anna Sophanah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indramayu pada awal November lalu. Kemudian, pada 7 November 2018, rapat paripurna DPRD Indramayu menyetujui permintaan mundur Anna.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?