Tahun Politik, Media Berharap MPR Beri Kesejukan kepada Masyarakat

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 
Biro Humas MPR menggelar media expert meeting untuk mendapatkan masukan dari kalangan awak media bagi evaluasi pemberitaan publikasi kegiatan MPR yang digelar di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jumat, 9 November 2018. (dok MPR RI)

    Biro Humas MPR menggelar media expert meeting untuk mendapatkan masukan dari kalangan awak media bagi evaluasi pemberitaan publikasi kegiatan MPR yang digelar di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jumat, 9 November 2018. (dok MPR RI)

    INFO NASIONAL-- Memasuki tahun politik saat ini, komponen masyarakat seolah-olah terbelah jelang kontestasi pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019.

    Situasi ini menjadi momentum bagi Mejelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengimplementasikan Empat Pilar MPR dengan menyampaikan nilai-nilai Empat Pilar, yang menyejukkan dan mempersatukan masyarakat.

    Hal ini menjadi masukan penting dari awak media saat Biro Humas MPR menggelar Media Expert Meeting untuk evaluasi bagi pemberitaan publikasi kegiatan MPR.

    Media Expert Meeting diikuti sebanyak 33 media, baik cetak, online, maupun elektronik (TV dan radio), yang berlangsung di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jumat petang, 9 November 2018.

    "Pertemuan ini untuk berdiskusi dan kita ingin mendapat masukan. Kita perlu masukan dari media, karena media adalah partner MPR. Ini untuk kemajuan MPR juga media," tutur Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah.

    Peserta media expert lainnya juga berpendapat masyarakat saat ini sudah terkotak-kotak dan terbelah. Dalam situasi ini, MPR bisa tampil dengan pernyataan persatuan serta berpegang pada nilai-nilai Pancasila.

    "Pimpinan MPR bisa ikut meredakan suasana panas menjelang pemilu dan pilpres. Masyarakat saat ini sudah terbelah," ujar salah satu peserta.

    Masukan lainnya adalah harapan kepada MPR untuk menyasar kalangan milenial dalam sosialisasi Empat Pilar MPR. Banyak milenial yang belum banyak mengetahui tentang Empat Pilar MPR dan kondisi negara saat ini.

    Kalangan milenial ini sangat aktif di media sosial. Karena itu, peserta media expert meminta MPR menggarap secara serius media sosial, seperti facebook, Twitter, Instragram, juga YouTube. Pesan Empat Pilar bisa disiasati melalui platform media sosial. 

    Media sosial menjadi wahana tepat bagi MPR menyosialisasikan Empat Pilar yang disesuaikan dengan kalangan milenial. Penyampaian pesan Empat Pilar melalui media sosial itu dikemas dengan bahasa kekinian atau milenial.

    Penggunaan media sosial dengan bahasa kekinian dan milenial membuat sosialisasi Empat Pilar lebih efektif.

    Pertemuan Biro Humas dan awak media ini dihadiri Siti Fauziah, Kepala Bagian Pemberitaan dan Layanan Informasi Jaya, juga Kasubag Pemberitaan Budi Muliawan. Setiap awak media diberikan kesempatan memberi usulan dan masukan bagi pelayanan pemberitaan MPR yang lebih baik. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.