Jokowi: Butuh Porsi Besar untuk Jawa Barat di Kabinet

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • President Jokowi saat bertemu komunitas kreatif di Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Jalan Braga No. 3 Bandung,  Sabtu malam, 10 November 2018.

    President Jokowi saat bertemu komunitas kreatif di Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Jalan Braga No. 3 Bandung, Sabtu malam, 10 November 2018.

    TEMPO.CO, Bandung - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi mengajak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk membangun Jawa Barat bersama. Dia menuturkan provinsi tersebut butuh perhatian lantaran memiliki banyak penduduk.

    "Saya sudah bisik-bisik ke Pak Gubernur agar bersama-sama membangun provinsi ini. Dengan penduduk yang besar tentu porsinya besar di kabinet," kata Jokowi di Jalan Sumatera, Bandung, Ahad, 11 November 2018.

    Baca: Pengamat Sebut Jokowi dan Prabowo Kehilangan Narasi Soal Program

    Jokowi mencatat penduduk Jawa Barat mencapai hampir 50 juta orang. Jumlahnya sekitar 20 persen dari total penduduk di Indonesia.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Jawa Barat memegang peran penting di Indonesia. "Kalau Jawa Barat beres, damai dan kondusif, 20 persen masalah Indonesia beres dan kondusif," ujarnya di lokasi yang sama.

    Selain kepada Ridwan Kamil, Jokowi meminta kerjasama Paguyuban Pasundan. "Pada kesempatan kali ini saya ingin, dengan kerendahan hati, masukan-masukan dan input-input kepada saya dalam membangun Jawa Barat," ujarnya.

    Baca: Naik Motor Custom, Jokowi Hadiri Deklarasi Jabar Kondusif

    Jokowi mengatakan dirinya belum berbuat banyak. Saat ini, baru Bandara Kertajati dan sebagian jalan tol Bocimi yang rampung.

    Saat ditanya soal potensi dukungan dari Paguyuban Pasundan, Jokowi enggan menjawab. Dia hanya menyatakan akan tetap fokus terhadap pekerjaan yang belum selesai di Jawa Barat. "Kita masih ada tol Cisumdawu, tol Bocimi, waduk yang belum selesai dan harus kita selesaikan. Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan," ujarnya.

    Ketua Paguyuban Pasundan, Didi Turmuzi tak mau menjawab tegas apakah akan mendukung Jokowi. "Saya sudah katakan tadi, sing nanjung sing terus manggung," ujarnya.

    Baca: Jokowi: Bandung Paling Siap Jadi Creative Hub


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.