Puisi Genderuwo dan Lagu Sontoloyo Buatan Fadli Zon untuk Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat ditemui di tengah acara Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Senin, 23 Juli 2018. TEMPO/Ahmad Faiz.

    Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat ditemui di tengah acara Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Senin, 23 Juli 2018. TEMPO/Ahmad Faiz.

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua kandidat pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan berlaga di pemilihan presiden 2019, gencar saling sindir selama masa kampanye ini. Teranyar, calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi mengeluarkan pernyataan yang tak biasa yakni politikus sontoloyo dan politik genderuwo untuk menyindir kubu lawan.

    Baca: Soal Politik Genderuwo, Timses: Jokowi Pancing Mereka Keluar

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membalas pernyataan Jokowi dengan puisi dan lagu. Pada hari ini misalnya, Fadli Zon mempublikasikan puisi tentang Genderuwo untuk membalas pernyataan politik Genderuwo yang dilontarkan Jokowi untuk menyindir politikus yang gemar menyebar propaganda menakutkan.

    "Ini buat yang kemarin pada tanya puisi tentang 'Genderuwo'. “Saya beri judul 'Ada Genderuwo di Istana’," cuit Fadli lewat akun @ fadlizon, Ahad, 11 November 2018.

    Berikut puisi yang ditulis Fadli Zon:

    ADA GENDERUWO DI ISTANA

    ada genderuwo di istana
    tak semua orang bisa melihatnya
    kecuali yang punya indra istimewa

    makhluk halus rendah strata
    menakuti penghuni rumah penguasa
    berubah wujud kapan saja
    menjelma manusia
    ahli manipulasi
    tipu sana tipu sini

    ada genderuwo di istana
    seram berewokan mukanya
    kini sudah pandai berpolitik
    lincah manuver strategi dan taktik

    ada genderuwo di istana
    menyebar horor ke pelosok negeri
    meneror ibu pertiwi

    Baca kelanjutan Fadli Zon membuat lagu sontoloyo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.