Kamis, 15 November 2018

Jokowi Lontarkan Wacana Buat Bekraf Jadi Kementerian

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo mengenakan seragam pejuang saat mengikuti acara bersepeda di Bandung, Sabtu, 10 November 2018. Tempo/Vindry Florentin

    Presiden Joko Widodo mengenakan seragam pejuang saat mengikuti acara bersepeda di Bandung, Sabtu, 10 November 2018. Tempo/Vindry Florentin

    TEMPO.CO, Bandung - Presiden Jokowi melontarkan wacana meningkatkan status Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menjadi kementerian. Dia mengatakan peluang tersebut terbuka.

    Baca: Jokowi Habiskan Malam Minggu dengan Pemuda di Bandung

    Jokowi menuturkan Bekraf dibentuk untuk membantu perkembangan industri kreatif. Industri tersebut saat ini terus berkembang pesat. "Kalau nanti suatu saat butuh kementerian, ya bisa saja Bekraf diloncatkan jadi kementerian sendiri," kata Jokowi di Bandung Creative City Forum, Sabtu, 10 November 2018.

    Namun, pemerintah masih akan melihat perkembangan pasar. Dia mengatakan butuh perhitungan banyak pihak terlibat untuk membuat kementerian baru.

    Jokowi mengatakan belum memiliki data riil tentang perkembangan industri kreatif di Indonesia. Sepanjang pengamatannya, industri ini berpotensi terus membesar. Dia memperkirakan industri ini bisa menjadi kekuatan Indonesia layaknya industri musik pop bagi Korea atau industri mesin di Jerman.

    Sejauh ini Indonesia sudah membuktikan mampu mengembangkan industri kreatif. Jokowi mencontohkan barang-barangnya yang didominasi produk kreatif lokal. Salah satunya, sepatu dari Nah Project, perusahaan asal Bandung. "Saya kira kalau kita konsisten dengan yang kita jalani ini, saya meyakini kita akan dikenal dengan industri kreatif yang kuat," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon Hidup Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.