Kata Kementerian Pemuda dan Olahraga soal Pahlawan Milenial

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Imam Nahrawi saat menyaksikan kiprah Timnas U-16 kontra Iran dalam Piala AFC U-16 di Malaysia. (Kemenpora)

    Menpora Imam Nahrawi saat menyaksikan kiprah Timnas U-16 kontra Iran dalam Piala AFC U-16 di Malaysia. (Kemenpora)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga punya beberapa kategori pahlawan milenial. Sekretaris Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Esa Sukmawijaya mengatakan definisi pahlawan bagi generasi milenial tidak seperti pada masa perjuangan kemerdekaan.

    Baca: Buntut Drama Surabaya Membara, Parade Hari Pahlawan Dievaluasi

    "Bisa pahlawan bidang teknologi, bidang IT, bidang pendidikan, pahlawan menanggulangi pengangguran, juga pahlawan bidang sukarelawan. Relawan itu pahlawan, para pemuda banyak di situ," kata Esa saat ditemui Tempo usai acara diskusi di kawasan Blok M, Jakarta, Sabtu, 10 November 2018.

    Menurut Esa, anak muda memiliki tanggung jawab untuk menjadi pahlawan-pahlawan dalam masa mendatang. Sebab, pada masa mendatang para generasi milenial ini akan menjadi pemimpin-pemimpin di Indonesia. "Anak muda itu pahlawan masa mendatang. Itu tanggung jawab sebagai generasi milenial," katanya.

    Untuk menjadi pahlawan masa mendatang, Esa berpendapat anak muda harus paham sejarah dan pahlawan bangsa terdahulu yang pernah berjuang untuk Indonesia. Sebab, kata dia, pengalaman dalam sejarah dahulu dapat dijadikan pegangan di masa depan. "Dari sejarah kita belajar masa lalu untuk bisa mengantisipasi masa-masa mendatang," katanya.

    Simak: Pakai Baju Pejuang, Jokowi ikut Gowes Hari Pahlawan di Bandung

    Esa mengatakan milenial juga lebih gampang untuk tahu sejarah dan pahlawan. Menurut dia, milenial didukung teknologi yang mumpuni untuk belajar sejarah. "Anak muda bisa belajar sejarah dari mana pun. Dari media digital sekarang, dari orang tua, guru, atau dosen juga," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.