Kapitra Ampera Plong Tidak Lagi Menjadi Pengacara Rizieq Shihab

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapitra Ampera (Kiri), bersama Hasto Kristiyanto (tengah) dan Sidarto Danusubroto dalam acara penyerahan dokumen persyaratan caleg di Gedung DPP PDIP, Jakarta, Selasa, 24 Juli 2018. TEMPO/Ryan Dwiky Anggriawan.

    Kapitra Ampera (Kiri), bersama Hasto Kristiyanto (tengah) dan Sidarto Danusubroto dalam acara penyerahan dokumen persyaratan caleg di Gedung DPP PDIP, Jakarta, Selasa, 24 Juli 2018. TEMPO/Ryan Dwiky Anggriawan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Anggota Legislatif dari PDIP Kapitra Ampera merasa lega karena sudah tidak menjadi pengacara Rizieq Shihab. Dia merasa lebih bebas untuk berada di kubu calon presiden Joko Widodo atau Jokowi. "Saya jadi lebih bebas berada di kubu Pak Jokowi dan lebih plong untuk fokus di sana," kata dia dihubungi Sabtu, 10 November 2018.

    Baca: Rizieq Shihab Sebut Tidak Ditahan Arab Saudi, Hanya Menginap

    Kapitra mengaku selama ini berada dalam situasi sulit saat harus membela Rizieq sekaligus menjadi caleg dari PDIP. Dia mengatakan kedua kubu tersebut berbeda haluan. "Saya menyambut hangat pencabutan surat kuasa itu, karena antara kami sudah berbeda jalan," kata dia.

    Menurut Kapitra, Rizieq mencabut surat kuasa pengacara atas dirinya pada Jumat, 9 November 2018 malam. Pencabutan surat kuasa itu menyusul peristiwa pemeriksaan Rizieq oleh kepolisian Arab Saudi terkait pemasangan bendera hitam di dinding bagian belakang rumahnya di Mekkah.

    Ihwal kasus pemeriksaan Rizieq di Saudi, Kapitra sempat berkomentar kepada sejumlah media massa. Pernyataan itu dibalas Rizieq dengan meminta Kapitra untuk tidak lagi berbicara apa pun mengatasnamakan dirinya, termasuk soal kasus bendera hitam.

    Simak: FPI Klaim Setor Nama Terduga soal Bendera di Rumah Rizieq Shihab

    Rizieq Shihab mengatakan tim pengacaranya yang resmi dipimpin oleh Sugito Atmo Prawiro. Dia mengatakan sudah memerintahkan Sugito mencoret siapa saja yang sudah berubah haluan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.