Sabtu, 17 November 2018

Tim DVI Berikan Hasil Identifikasi 20 Jenazah Korban Lion Air

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses penyerahan 13 jenazah yang baru teridentifikasi oleh Tim DVI Polri kepada keluarga korban pesawat Lion Air JT-610 di Rumah Sakit Polri R. Said Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin, 5 November 2018 TEMPO/Andita Rahma

    Proses penyerahan 13 jenazah yang baru teridentifikasi oleh Tim DVI Polri kepada keluarga korban pesawat Lion Air JT-610 di Rumah Sakit Polri R. Said Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin, 5 November 2018 TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menginformasikan perkembangan terbaru terkait penanganan penerbangan JT-610 dengan registrasi pesawat PK-LQP. Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan tim Disaster Victim Identification Kepolisian Republik Indonesia (DVI POLRI) telah memberikan konfirmasi hasil identifikasi 20 jenazah korban kecelakaan Lion Air.

    Baca: Ini Target Operasi Evakuasi Lion Air oleh Basarnas, KNKT, BPPT

    "Konfirmasi tersebut disampaikan pukul 20.30 WIB setelah adanya kecocokan hasil tes forensik dan ante-mortem dengan data DNA yang sebelumnya sudah diberikan pihak keluarga kepada tim DVI POLRI," kata Danang dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 November 2018.

    Danang mengatakan Lion Air menyerahkan jenazah korban kepada keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara R. Said Sukanto (RS POLRI) melalui upacara pada Kamis malam. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Safety Director of Batik Air, Capt. Wamildan Tsani.

    Atas nama Lion Air, Danang mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga keluarga korban. "Hingga saat ini total teridetifikasi 71 jenazah," kata Danang.

    Baca: Tak Masuk Manifes, Jasad Penumpang Lion Air Ini Teridentifikasi

    Pesawat Lion Air JT 610 tipe Boeing 737 Max 8 bernomor registrasi PK-LQP, jatuh di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Senin, 29 Oktober 2018. Pesawat itu hilang kontak sejak pukul 06.33 WIB.

    Pesawat nahas Lion Air JT 610 itu membawa 180 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak dan dua bayi dengan dua pilot dan lima awak pesawat.

    Berikut 20 jenazah korban Lion Air JT 610 yang sudah diidentifikasi dan diserahkan ke keluarga.

    1. Tri Haszka Hafidzi (laki-laki)
    2. Inayah Fatma Kurnia Dewi (wanita)
    3. Hesti Nuraini (wanita)
    4. Junior Pribadi (laki-laki)
    5. Mery Yulyanda (wanita)
    6. Yunita (wanita)
    7. Daryanto (laki-laki)
    8. Arif Yustian (laki-laki)
    9. Denny Maulana (laki-laki)
    10. Shintia Melina (wanita)
    11. Tan Toni (laki-laki)
    12. Indra Bayu Aji (laki-laki)
    13. Linda (wanita)
    14. Filzaladi (laki-laki)
    15. Ary Budiastuti (wanita)
    16. Wendy (laki-laki)
    17. Hasnawati (wanita)
    18. Dolar (laki-laki)
    19. Abdul Efendi (laki-laki)
    20. Hedy (laki-laki).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.