Pahlawan Nasional Depati Amir: Melawan Belanda Meski Diasingkan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memimpin upacara apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Timur, pada Jumat, 17 Agustus 2018 tepat pukul 00.00 WIB. Foto: Biro Pers Setpres/Muchlis Jr

    Presiden Joko Widodo memimpin upacara apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Timur, pada Jumat, 17 Agustus 2018 tepat pukul 00.00 WIB. Foto: Biro Pers Setpres/Muchlis Jr

    Dalam pemberontakan dan peperangan kepada Belanda, Depati Amir dibantu oleh adiknya, Hamzah atau Cing yang masih berusia 19 tahun sebagai panglima perang. Amir juga mendapat bantuan dari para demang dan batin di Pulau Bangka, kepala parit penambangan timah, orang-orang Cina, para lanun atau perompak laut dari Lanao Mindanao, kerajaan Lingga dan Kesultanan Palembang Darussalam.

    Kemampuan Depati Amir dalam menyusun strategi perang dan mengkoordinasikan pasukan membuat Belanda resah karena selalu kalah. Berbagai taktik licik Belanda untuk menangkap Depati Amir terus mengalami kegagalan. Perang rakyat Bangka yang dipimpin Depati Amir juga berhasil menyatukan orang Cina dan pribumi dalam menghadapi kolonial Belanda.

    Namun, perlawanan Depati Amir dan pengikutnya mulai melambat ketika pasokan logistik berkurang. Belanda juga menerapkan blokade laut yang ketat sehingga kondisi pasukan Amir keletihan berperang di daerah dengan alam yang ganas.

    Belanda menangkap Depati Amir dapat pada 7 Januari 1851 karena pengkhianatan seseorang setelah Belanda memberikan imbalan. Belanda kemudian mengasingkan Amir dan adiknya, Hamzah, ke Pulau Timor. Di Pualu Timor, ternyata Depati Amir tetap melanjutkan perjuangan melawan Belanda. Dia dan adiknya, Hamzah, menjadi penasehat raja-raja Timor dalam perang melawan kompeni dan berjasa dalam penyebaran Islam di Pulau Timor.

    Baca: Calon Pahlawan Nasional A.R. Baswedan: Menggalang Keturunan Arab

    Setelah beberapa tahun diasingkan, Depati Amir yang diusulkan menjadi pahlawan nasional pada September lalu wafat ada 28 September 1869. Setelah itu disusul Hamzah yang meninggal pada 12 Dzulhijjah 1320 Hijriah. Keduanya dimakamkan di pemakaman muslim Batukadera Kampung Air Mata, Kupang, Nusa Tenggara Timur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.