Cerita Pendamping Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual di UGM

ilustrasi pelecehan seksual (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada atau UGM yang diduga menjadi korban perkosaan saat menjalankan kuliah kerja nyata (KKN) sempat melaporkan kasus itu ke lembaga penanganan krisis untuk perempuan Rifka Annisa Yogyakarta. 

Menurut Direktur Rifka Annisa, Suharti, korban saat itu datang dalam kondisi depresi berat.

"Rifka Annisa mulai melakukan pendampingan pada penyintas sejak bulan September tahun 2017 setelah penyintas datang untuk mengakses layanan di kantor,” kata Suharti, di Yogyakarta, Rabu, 7 November 2018.

Ia menyebut, berdasarkan asesmen awal, penyintas (korban) berada dalam kondisi depresi berat. Fokus utama pendampingan adalah pemulihan kondisi psikologis dan menciptakan rasa aman bagi penyintas.

Rifka Annisa dalam penyelesaian kasus kekerasan seksual selalu mengedepankan penyelesaian yang bertujuan untuk menjamin rasa keadilan perempuan korban kekerasan, terutama penyelesaian secara hukum.

Dalam kasus ini, pihaknya telah menyampaikan informasi tentang hak-hak korban pada penyintas dan mendiskusikan alternatif penyelesaian melalui jalur hukum. Namun dalam kasus kasus kekerasan seksual tertentu, proses hukum memiliki kendala-kendala khususnya dalam menjamin terpenuhinya hak hak dan keadilan korban.

“Dengan adanya kendala-kendala hukum tersebut, penting dicari alternatif penyelesaian yang memberikan perlindungan dan rasa keadilan bagi korban dengan mengutamakan prinsip persetujuan dari korban,” kata dia.

Pada akhir 2017, Rifka Annisa telah menjalin koordinasi dengan Fisipol UGM untuk mencari penyelesaian terbaik kasus tersebut. Rifka Annisa juga mendorong pihak kampus menyusun sistem/mekanisme penyelesaian kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus yang berbasis pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak korban agar kasus-kasus seperti ini tidak terjadi Iagi.

UGM merespon dengan melakukan pembentukan tim investigasi untuk penyelesaian kasus ini yang kemudian melahirkan beberapa rekomendasi.

“Mencuatnya kembali pemberitaan terkait kasus ini mengindikasikan bahwa upaya penyelesaian melalui mekanisme Internal UGM belum tuntas dan belum memenuhi rasa keadilan bagi korban,” kata Suharti.

Dari pengalaman menangani korban, kekerasan seksual di kampus selama ini menjadi persoalan yang sulit diungkap dan diselesaikan. Karena didasarkan pada petimbangan nama baik kampus dan lemahnya komitmen civitas akademika untuk memberi perlindungan dan pemenuhan rasa keadilan bagi korban.

“Dalam skala Iuas, lemahnya sistem hukum terkait dengan kekerasan seksual berakibat pada tidak tercapainya perlindungan yang efektif bagi korban dan terabaikannya hak-hak korban,” kata dia.

Kriminolog UGM, Suprapto menyatakan ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam kasus ini. Antara lain mencermati kembali kronologi kejadian, melindungi dan menjamin keadilan penyintas sesuai dengan kejadian. Lalu mencermati kembali suasana tempat kejadian peristiwa sesuai hasil investigasi tim dan mengkonfirmasi dengan isi laporan.

“Jika hasilnya masih dianggap belum memuaskan maka dilanjutkan untuk diselesaikan secara hukum dan biar diputus oleh pihak yang berwenang,” kata dia.






Kekerasan Seksual Masalah Serius, Hubungi 5 Posko Ini untuk Membuat Aduan

5 jam lalu

Kekerasan Seksual Masalah Serius, Hubungi 5 Posko Ini untuk Membuat Aduan

Apabila Anda melihat atau menjadi korban kekerasan seksual, bisa segera hubungi 5 posko pengaduan berikut ini, sekaligus untuk pendampingan hukum.


Gratis Buat Laporan Polisi, Laporkan ke Propam Polri Jika Ada Petugas Minta Bayaran

6 jam lalu

Gratis Buat Laporan Polisi, Laporkan ke Propam Polri Jika Ada Petugas Minta Bayaran

Laporan polisi tidak dipungut biaya sepeser pun. Jika terdapat petugas yang meminta bayaran, Anda dapat melaporkan ke Propam Polri.


Dugaan Pelecehan Seksual Lagi di Kampus, Mahasiswi Laporkan Dosen Universitas Victory Sorong

18 jam lalu

Dugaan Pelecehan Seksual Lagi di Kampus, Mahasiswi Laporkan Dosen Universitas Victory Sorong

Mahasiswi Universitas Victory Sorong berinisial SM melaporkan dosen MM karena dugaan melakukan tindak pelecehan seksual.


7 Cara Menjaga Anak dari Pelecehan Seksual

1 hari lalu

7 Cara Menjaga Anak dari Pelecehan Seksual

Semakin marak kasusnya, berikut 10 cara untuk melindungi anak-anak dari pelecehan seksual.


China Hukum Eks Bintang K-Pop 13 Tahun Penjara dan Denda Rp 1,3 T

1 hari lalu

China Hukum Eks Bintang K-Pop 13 Tahun Penjara dan Denda Rp 1,3 T

Kris Wu yang merupakan eks bintang K-Pop EXO dihukum oleh pemerintah China atas kasus pemerkosaan.


Oh Young Soo Didakwa Tanpa Penahanan Atas Tuduhan Serangan Tidak Senonoh

1 hari lalu

Oh Young Soo Didakwa Tanpa Penahanan Atas Tuduhan Serangan Tidak Senonoh

Selama penyelidikan kejaksaan, Oh Young Soo dilaporkan telah membantah tuduhan menyentuh tubuh perempuan secara tidak pantas.


Ahli dari UGM Sebut Aktivitas Gempa Darat di Jawa Bagian Barat Lebih Tinggi

2 hari lalu

Ahli dari UGM Sebut Aktivitas Gempa Darat di Jawa Bagian Barat Lebih Tinggi

Ahli dari UGM menyebut aktivitas gempa di Pulau Jawa bagian barat yang diakibatkan oleh sesar aktif di darat lebih tinggi dibandingkan daerah lain.


Wisuda UGM, IPK Rata-rata Program Sarjana 3,49

2 hari lalu

Wisuda UGM, IPK Rata-rata Program Sarjana 3,49

Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mewisuda sebanyak 949 lulusan program sarjana dan diploma pada Rabu, 23 November 2022.


Korban Pelecehan Seksual New York di Masa Lalu Bisa Tuntut Pelaku, Trump Terancam?

3 hari lalu

Korban Pelecehan Seksual New York di Masa Lalu Bisa Tuntut Pelaku, Trump Terancam?

Orang dewasa korban pelecehan seksual di New York mendapat kesempatan untuk menuntut atas dugaan kejahatan yang mereka alami puluhan tahun lalu


Pengalaman Reza Rahadian sampai Dian Sastro Jadi Dosen Tamu di Program Praktisi Mengajar

3 hari lalu

Pengalaman Reza Rahadian sampai Dian Sastro Jadi Dosen Tamu di Program Praktisi Mengajar

Beberapa selebritas menjadi dosen tamu dalam program Praktisi Mengajar di perguruan tinggi. Ini pengalaman Reza Rahadian hingga Dian Sastro.