Selasa, 13 November 2018

JK Sebut Ada Unsur Politis Soal Pemilihan Yusril Ihza Mahendra

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra saat menjawab pertanyaan wartawan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, 21 Juni 2017. Tempo/Irsyan Hasyim

    Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra saat menjawab pertanyaan wartawan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, 21 Juni 2017. Tempo/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK tak menampik penunjukkan Yusril Ihza Mahendra sebagai pengacara pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin sarat unsur politik. Namun unsur itu tak menjadi satu-satunya alasan.

    Baca juga: Yusril Ihza Mahendra Pengacara Kubu Jokowi, Ini Kata Fadli Zon

    JK tak menjelaskan unsur politis yang dimaksud. Namun dia memastikan peran Yusril di kubu pasangan inkumben bukan sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB). "Di sini dia sebagai pengacara, bukan sebagai Ketum PBB yang diangkat sebagai pengacara," katanya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 6 November 2918. Dia mengaku tak tahu ke mana dukungan partai tersebut akan diberikan dalam pemilihan presiden 2019.

    Menurut JK, penunjukan Yusril Ihza Mahendra juga dipengaruhi unsur lain. Mantan Menteri Sekretaris Negara itu ditunjuk karena kemampuannya di bidang hukum. "Pengacara kan profesi, sedangkan profesi Yusril itu kan pengacara," katanya.

    Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara pasangan Jokowi - Ma'ruf setelah diminta oleh Ketua Tim Kampanye Nasional Erick Thohir. "Saya menerima menjadi lawyernya Pak Jokowi - Pak Ma'ruf sebagai lawyer profesional," ujarnya. Dia memastikan dirinya tetap tak tergabung dalam tim sukses pasangan inkumben.

    Baca juga: Jokowi Puji Yusril Ihza Mahendra sebagai Sosok Profesional

    Pekerjaan itu, menurut dia, dilakukan secara gratis atau probono. Kondisinya sama seperti saat dia menjadi ahli dalam gugatan Prabowo Subianto kepada KPU tentang hasil pemilihan presiden 2014 di Mahkamah Konstitusi.

    Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengucap syukur atas kesediaan Yusril menjadi pengacaranya. "Ya, bagus, alhamdulillah," katanya. Dia mengaku Erick Thohir sengaja mengajak Yusril Ihza karena profesionalitas mantan Menteri Kehakiman itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?